• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Berangkatkan Calon Haji Ilegal, KBIH Arofah Terancam Sanksi Pencabutan Izin Operasional

31 August
13:42 2016
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya - Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur (Jatim) akan memberikan sanksi kepada KBIH Arofah yang memberangkatkan calon jamaah haji ilegal melalui Filipina.

Sebanyak 12 calon jamaah haji asal Pasuruan, terlibat dalam kelompok jamaah haji yang berangkat dengan menggunakan paspor palsu dari 177 jamaah asal Indoensia.

Kabid Haji dan umroh Kementerian Agama Jatim, Hm. Sakur mengatakan sanki tegas yang dikenakan berupa pencabutan izin operasional.

“Karena melanggar kita cabut izinnya,” tegas nya.

Sakur  mengatakan, sesuai tugas dan fungsinya KBIH, hanya memberikan bimbingan cara melaksanakan ibadah haji kepada para calon jamaah, bukan terlibat dalam prosesi pemberangkatan.

“Jadi KBIH mestinya tak memberangkatkan jamaah haji,” katanya.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya ini mengaku, setiap tahun pihaknya melakukan evaluasi terhadap sekitar 700  Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ada di Jawa Timur. Ia mengakui, sanksi tegas berupa pencabutan izin, baru dilakukan Kementerian Agama kali ini.

“Ini pertama kali,” katanya singkat.

Sakur menerangkan, pendaftaran calon jamaah haji dilakukan di Kementrian Agama. Di Kementrian Agama, diverifikasi proses administrasi serta dokumen yang dibutuhkan.

“Ketika akan berangkat, KBIH baru mendidik manasik haji,” katanya

Sementara, pemberangkatan calon jamaah haji, hari ini  kloter 53 dengan jamaah asal Malang, kloter 54 yang membawa jamaah asal Malang, Kota Batu dan Surabaya serta Kloter 55 dengan jamaah asal kota malang yang telah berangkat ke tanah suci. (indri/rpp)

  • Tentang Penulis

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

  • Tentang Editor

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00