• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Kemenag Jatim Tingkatkan Pengawasan Terhadap Calon Jamaah Umroh

15 April
16:04 2016
0 Votes (0)

RRI, Surabaya- Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah Jawa Timur berupaya meningkatkan pengawasan terhadap kasus penundaan keberangkatan calon jamaah umroh ke tanah suci, hingga kasus penelantaran calon jamaah umroh di bandara. Karena selama 3 bulan terakhir ini, kasus tersebut masih terjadi di Jawa Timur, meski jumlah kasus itu lebih sedikit di tahun 2016 dibandingkan pada tahun 2015 lalu.

Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umroh Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur Abdul Haris mengatakan Kementerian Agama lebih waspada terhadap kasus yang menimpa calon jamaah umroh dari Jawa Timur, dengan melibatkan aparat kepolisian dalam hal pengawasan.

"Mayoritas problem yang dialami jamaah umroh itu adalah tunda berangkat, kemudian gagal berangkat, terlantar, baik di bandara transit maupun di Arab Saudi. Kita lebih waspada, dan lebih meningkatkan banyak hal, diantaranya pengawasan. Kami melibatkan kepolisian daerah," terangnya, Jum'at (15/4).

Selain meningkatkan pengawasan, Haris mengungkapkan Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur juga meningkatkan sosialisasi ke Kementerian Agama di Kabupaten/Kota dan Kantor Urusan Agama di tingkat kecamatan, agar memberikan himbauan kepada para calon jamaah umroh supaya memastikan terlebih dulu penyelenggara perjalanan ibadah umroh yang digunakan legal atau ilegal. Selain itu, memastikan tiket keberangkatan dan pemulangan ibadah umroh, juga harus memastikan hotel maupun tempat tinggal yang disediakan penyelenggara perjalanan ibadah umroh, serta memastikan menerima passport untuk ibadah umroh. (farida/rpp)

  • Tentang Penulis

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

  • Tentang Editor

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00