• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sensus Penduduk Online di Sintang Masih Rendah

24 February
16:04 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Masyarakat Sintang Kalimantan Barat yang melakukan sensus penduduk Online masih sangat rendah, kondisi ini disebabkan pengetahuan dan kepedulian  masyarakat yang masih minim dan jaringan internet yang tidak stabil. Padahal Badan Pusat Statistik (BPS) hanya menargetkan 8 persen dari total penduduk Kabupaten Sintang.

Sensus Penduduk 2020 (SP 2020) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)  dilaksanakan dengan dua metode yakni wawancara langsung dan sensus secara daring atau sensus online, yang akan berlangsung hingga 31 Maret 2020.

Sensus online dilakukan secara mandiri memberikan keleluasaan kepada masyarakat yang  memiliki mobilitas tinggi, mereka yang sulit untuk ditemui oleh petugas BPS.

Kepala BPS Sintang Mochammad Su’udi mengatakan sensus online dilakukan secara mandiri, masyarakat dapat mengisi data-data yang diperlukan. Sensus online ini relatif mudah, dikatakan Suudi, setiap penduduk menyediakan beberapa dokumen, seperti Kartu Keluarga, KTP, Akta Nikah, atau Akta Kelahiran.

“Sebenarnya dalam SP online ada 21 pertanyaan 14 diantaranya sudah terisi hanya di-update saja,” Katanya, senin (24/02/2020).

Kabupaten Sintang menargetkan 8 persen masyarakat melakukan sensus secara mandiri, Ia menyatakan pelaksanaan SP2020 sebenarnya terdiri dari dua tahap yaitu tahap Sensus Penduduk Online (SP Online) pada  15 Februari-31 Maret 2020, dan Sensus Penduduk Wawancara (SP Wawancara) pada  1- 31 Juli 2020,  sementara proses pencacahan sampel pada bulan Juli 2021. SP 2020 ini, dikatakan dia, merupakan sensus yang ke-7 sekaligus yang pertama kalinya dilakukan secara daring.

Adapun pada tahap wawancara, lanjut dia, petugas BPS nanti akan menyisir penduduk satu per satu untuk dilakukan pendataan. Mereka yang didata, kata dia, adalah yang tidak berpartisipasi dalam sensus online yang telah dilakukan sebelumnya.

“Yang tidak melakukan proses online akan didata pada tanggal 1-31 Juli 2020,” jelas dia.

Untuk mensukseskan SP 2020 ini, sebut dia, BPS Sintang menerjunkan 700 petugas, sementara di Kalbar mengerahkan sekitar 6-7 ribu petugas yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar. (fik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00