• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Siap Bertanding, IPSI Sintang Lakukan Seleksi

20 February
16:50 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Sintang sedang melakukan seleksi kepada tujuh belas atlet Silat, menyaring kuota sebanyak empat belas orang yang ditentukan oleh Dinas Pemuda, olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang untuk mengikuti Pekan olahraga pelajar Daerah di Provinsi Kalimantan Barat tahun ini, yang berhasil menjadi pemenang terpilih mewakili Wilayah di Pekan Olahraga Nasional.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Sintang Nur Kiat mengatakan perkembangan pencak silat di Kabupaten Sintang dalam dua tahun terakhir cukup pesat, perguruan pencak silat dulunya hanya dua perguruan dan saat ini telah ada tujuh perguruan pencak silat, diantaranya perguruan tapak suci, asap, persinas, kera sakti dan persaudaraan setia hati teratai.

“Kami sedang melakukan seleksi untuk peserta Pekan olahraga pelajar Daerah di Provinsi Kalimantan Barat”. Kata Kamis, (20/02/2020).

Salah satu pencak silat Dadang Kurniawan 17 Tahun menyampaikan keinginan belajar pencak silat karena ingin melindungi diri dan membantu orang lain dari tindakan kekerasan fisik.

“Saya sangat tertarik dengan ilmu bela diri karena penting untuk mencegah tindakan kriminal”. Kata Dadang.

Sementara itu pendamping santriwan/I Pondok Pesantren Agropolitan Nurul Ma’arif Sintang Wahyu Desti safitri mengatakan dalam mendukung olahraga pencak Silat, diberikan sarana prasarana khusus pada santri yang berminat mengikuti cabang olahraga pencak silat, selain tolensi waktu untuk latihan juga diberikan makanan asupan energi saat latihan.

“Latihan pencak silat memang mendapat perhatian khusus dari kami selaku pengurus pondok pesantren agar mereka nyaman latihan”. Kata Wahyu Desti safitri.

Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Sintang kata Nur Kiat melakukan latihan secara kontinyu kepada para atlet silat untuk mengikuti Pekan Olahraga pelajar Daerah yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00