• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Siswi Korban Buli Masih Jalani Perawatan di Rumah Sakit

19 February
06:29 2020
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Kesehatan siswi SMPN 4 Sintang Kalimantan Barat bernama Opi berangsur membaik, namun masih harus menjalani perawatan dirawat d iRumah sakit Ade M Joen Sintang akibat  cidera  karena jatuh terduduk saat kursinya  ditarik oleh temannya di sekolah.

Opi merupakan korban candaan teman sekelasnya, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Sarbaini mengatakan tidak ada maksud temanya menyakiti Opi, apa yang dilakukanya hanya bercanda dan tidak mengangka candaan tersebut berakibat fatal.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan perbuatan ini masuk dalam katagori Buli atau mengasari yang lemah, untuk itu pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke sekolah dan meminta persoalan ini diselesaikan secara baik- baik.

“Kami pun dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan ke setiap sekolah agar memperhatikan anak-anak didik dan saat istirahat harus membudayakan kegiatan positif seperti membaca. Setiap selesai pembelajaran petugas agar mengunci ruangan kelas sehingga tidak terjadi hal hal yang diinginkan,” katanya, rabu (19/02/2020).

Kasus seperti ini memang pernah terjadi dibeberapa sekolah, Ia meminta peran guru konsling perlu ditingkatkan lagi.

“ Khusus untuk mengetahui kasus ini, kami hari sabtu lalu telah meminta kepala sekolah untuk memberikan laporan penyelesaian kasus ini,” tandasnya.

Sementara pihak Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kabupaten Sintang sempat  menolak mempublikasikan peristiwa ini, menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Midarti pihaknya sudah melakukan upaya agar korban melakukan pendampingan namun pihak sekolah dan keluarga menempuh jalur musyawarah.

“ Tupoksi kami melakukan pendampingan terhadap korban maupun pelaku karena mereka masih dibawah umur sehingga bisa mendapatkan pendampingan hukum, upaya ini dilakukan agar kejadian serupa tak berulang,” ungkapnya.

Candaan dengan menarik kursi atau bahkan  challlenge  dengan menendang kedua kaki saat ini viral. Meski niatnya bercanda untuk hiburan, candaan dan tantangan itu menimbulkan dampak yang sangat berbahaya. Hal yang sangat  fatal dapat menyebabkan kematian.

Bercanda dengan menarik kursi orang yang akan duduk juga dapat berakibat fatal. Tulang ekor bisa patah yang dapat menyebabkan kecacatan permanen terhadap korbannya. (fik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00