• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Atasi Kelanggaan Gas, Pertamina Akan Terpakan One Village One Outlet

11 February
14:15 2020

KBRN, Sintang: Pertamina Sintang Kalimantan barat  menyatakan akan memberikan solusi terhadap mahalnya gas elpiji 3 Kilogram di Sintang dengan pola one village one outlet,  satu desa satu pangkalan. Marketing Retail Pertamina Sintang, Muhammad Angga Dexora saat dihubungi selulernya, selasa (11/02/2020) menjelaskan program ini bermaksud bahwa satu desa paling tidak ada satu outlet penjual elpiji. Jumlah berapa yang dijualpun mengikuti kebutuhan dan jumlah KK (Kepala Keluarga) dari desa tersebut.

Angga menjelaskan hal ini dilakukan selain untuk mengantisipasi kelangkaan juga untuk bisa meratakan distribusi sehingga semua desa mendapatkan suplai yang cukup.

Jumlah pangkalan gas elpiji di Sintang memang belum merata akibatnya distribusinya tersendat yang mengakibatkan harganya mahal, di kota Sintang  gas melon ini di jual dengan harga Rp35 ribu hingga Rp40 pertabung.

Dalam mengatasi mahalnya gas elpiji 3 kilogram di Sintang kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM kabupaten Sintang H. Sudirman mengatakan pihaknya akan kembali menggelar rapat bersama stake holder terkait.

“ Selepas kami rapat di Bogor terkait kwota gas elpiji 3 kilogram, kami akan rapat kembali membahas gas ini,” jelasnya.

Pemilik  pangkalan ini juga diimbau untuk tidak hanya menjual elpiji tiga kilogram saja, tetapi juga menjual elpiji yang non subsidi. Harapannya, masyarakat juga bisa beralih dari penggunaan elpiji subsidi ke elpiji reguler.(fk)

00:00:00 / 00:00:00