• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Askiman Sebut Sudah Banyak Pergeseran Hukum Adat

11 February
14:12 2020

KBRN, Sintang: Wakil Bupati Sintang Askiman, mengatakan saat ini sudah banyak terjadi pergeseran hukum adat yang sangat jauh karena kurangnya pembinaan dan pengelolaan serta perhatian yang baik dari para pemimpin - pemimpin adat yang ada sehingga pelaksaan hukum adat yang berlaku sering disalah gunakan dalam pengambilan keputusan.

Untuk itu Askiman menegaskan tugas temenggung harus mampu mengatur dan membina kolerasi dengan hukum negara yang berlaku dalam tatanan hukum negara,sebagai hukum adat tata cara pelaksanaan hukumnya dan pelaksanaan kepengurusan sekitar adat harus memahami dalam memgambil keputusan,

"Peran seorang Temenggung harus mampu mengkolerasi antar sub suku dengan ketua adat yang ada di desa- desa sehingga mampu menjaga komunikasi yang baik,Lembaga adat yang ada,juga harus memiliki satu kepercayaan yang bagus sehingga akhirnya menjadi masyarakat adat yang memiliki budaya yang kuat,” Tegas Askiman saat membuka rapat koordinasi temenggung adat Dayak Kabupaten Sintang di Hotel Cika, selasa (11/02/2020) pagi.

Askiman mengungkapkan, Sintang satu satu nya yang memiliki hukum adat dan lembaga adat, sehingga ini  kuat ini untuk berpegang pegang teguh sehingga mampu menghasilkan kekompakan dalam melaksanakan hukum adat yang berlaku.

“Fungsi sebagai temenggung Jangan menjadi suatu kebanggaan, tetapi harus menjadi panutan dalam masyarakat adat yang beradab yang mampu memimpin dalam suatu kelompok sub suku di daerah masing masing,”Ungkap nya.

Temenggung harus mempunyai beberapa kriteria,Harus gagah, harus kuat,harus bijaksana, harus adil,mempunyai ketetapan hati yang kuat, yang patuh dengan aturan adat yang ada, mampu mengayomi semua masyarakat,menjadi panutan dalam lingkungan masyarakat,karena sudah ada perjanjian dengan para leluhur dan alam

Dalam menyelesaikan sengketa hukum, kata Askiman  sudah disumpah dalam mengemban tugas sebagai temenggung,untuk mendapatkan kebenaran dari kehidupan peradaban masyarakat dayak, masyarakat dayak harus mempunyai moral dan norma - norma yang patuh dalam tatanan hukum adat. (fk)

00:00:00 / 00:00:00