• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Harga Karet Anjlok , Petani Karet menjerit

7 January
18:20 2020
0 Votes (0)

KBRN Sintang : Parudin Petani Karet disintang mengeluhkan Harga Karet Rendah saat ini, dirinya  meminta pemerintah dapat mengatasi persoalan harga karet yang saat ini anjlok . 

‘’ Perlu adanya kebijakan pemerintah mengatasi persoalan harga karet, jika harga karet ini rendah maka  sangat berpengaruh terhadap ekonomi petani karet , selain itu pendapatan petani karet dalam sebulan tidak seimbang dengan harga kebutuhan pokok yang naik juga, sehingga petani karet menjerit  ‘’ kata Parudin .

Menanggapi persoalan kualitas getah karet saat ini, Penasehat Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan  Barat Milton Crosby  petani karet agar selalu menjaga kualitas Karet .

"Harga getah Karet saat ini ditingkat pengecer  Rp 6 hingga 7  ribu per kilogram. Kita ketahui harga getah karet dengan harga yang anjlok menjadikan keprihatinan bagi petani karet tersebut . Kalau kualitas tidak baik, atau dicampur dengan batu, tanah, pasir, dan sebagainya itulah merusak harga," ujar Milton Crosby Pada RRI Selasa , ( 7 / 1 / 2020 ) .

Apalagi kalau getah karet ekspor, kata Milton , sudah ada standar kualitasnya.Untuk memurnikan getah karet harus memerlukan biaya, maka dibebankan ke pihak yang pengumpul getah Karet , otomatis harga turun.

Pemerintah dalam hal ini perlu melakukan kebijakan dan harus ada Lisensi Ekspor  mengenai harga karet yang saat ini bersaing dengan harga dipasaran dieropa dan Negara –Negara Asean.

"Saya harapkan petani, dalam situasi hujan ini pandai-pandailah menoreh. Supaya bisa memanfaatkan baku sebaiknya, sehingga hasil maksimal. Jangan sampai musim hujan ini, getah karet dicampurkan dengan pupuk supaya cepat beku. Itu juga menurunkan kualitas," katanya.

Dalam hal ini ditegaskan Milton, sudah banyak para petani karet  melaporkan soal kualitas karet pada pihaknya.

Maka,  petani karet  harus tetap menjaga kualitas karetnya ,  Supaya petani karet semakin  hari, semakin sejahtera.

Selain harga karet dan lada yang anjlok saat ini , para petani karet dan lada harus mensiasati dengan menanam jenis sayur-sayuran untuk dijual guna menopang ekonomi keluarga.

"Saya juga minta supaya petani, untuk tidak menebang karet  dikebunnya. Biarpun harga saat ini belum terlalu baik. Jadi biarkan kebun karet dinikmati apa adanya. Begitu juga kebun lada, dan sawit supaya sama-sama dinikmati. Kalau semuanya ditebang, alamat tidak dapat apa-apa," ujarnya. ( Ram ) .

  • Tentang Penulis

    Ade Ramli

    reporter <br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

  • Tentang Editor

    Ade Ramli

    reporter <br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00