• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Elpiji 3 KG Mahal, Pemkab Gelar Rapat Bersama

6 November
17:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait mahalnya gas elpiji 3 Kilogram di Sintang Bagian Pembangunan Daerah Tertinganggal dan Energi Sumber Daya Alam (PDT-SDA)  Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang menggelar rapat bersama instansi teknis.

Kepala Bagian PDT –SDA Setda Sintang Asmidi mengatakan rapat ini diikuti bersama semoa OPD terkait untuk mengetahui permasalahan mahalnya gas 3 Kilogram di Sintang.

“ Kita ingin mengetahui penyebab langka dan mahalnya gas elpiji 3 kilogram di Sintang, dengan melibatkan pihak Pertamina, Disperindag,” ungkapnya rabu (06/11/2019).

Asmidi memperkirakan masalahnya terjadi di pengecer yang menjual gas melon ini dengan harga semaunya, sehingga diperlukan pengawasan lebih ketat.

“ Elpiji ini banyak juga di bawa kedaerah yang sulit dimonitor akibatnya di Sintang sendiri jadi langka, pengawasan kita lemah dan Pertamina juga harus turun dan memastikan Gas ini sampai di konsumen dengan harga sesuai HET ( Harga Eceran Teringgi),” Kata Asmidi.

Ia mengatakan ini sebuah siklus permainan yang tidak asing, karena terjadi juga pada BBM, seperti di perbatasan harga premuim mencapai belasan ribu rupiah, padahal harga solar sekitar 5 ribuan tapi di Senaning sudah belasan ribu,” ungkap Asmidi.

Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny meminta  pangkalan Gas Elpiji 3 Kilogram lebih selektif dalam pendistribusian.

Roni mengatakan as melon yang diperuntukan bagi ekonomi kelas menengah benar-benar tepat sasaran.

Warga Sintang mengeluhkan gas elpiji 3 kilogram harganya mencapai 30 ribu pertabung, padahal harga normal ditingkat pengecer 18 ribu rupiah. (Fik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00