• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Distanbun Sintang Praktekan Buka Lahan Tanpa Bakar

6 September
16:57 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sintang: Mengubah budaya membuka lahan dengan membakar Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang menyelenggarakan kegiatan praktek Pembukaan lahan tanpa bakar di 18 desa yang tersebar di Kabupaten Sintang.

Kepala bidang saranan dan prasarana dan perlindungan tanaman Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang Ir. Endang Gunawan mengatakan pelatihan pembukaan lahan tanpa bakar  bertujuan memberikan kesadaran kepada masyarakat supaya dapat  membuka lahan tanpa membakar.

“Kami memberikan pelatihan praktek Pembukaan lahan tanpa bakar pada 18 desa di 11 kecamatan yang tersebar dikabupaten  Sintang selain kecamatan Serawai, Ambalau dan Kayan Hulu, tiga kecamatan tersebut  dilaksanakan pelatihan tahun depan karenan kekurangan anggaran,” Katanya.

Menurutnya pada kegiatan ini penyuluh pertanian dan perkebunan menjelaskan langkah-langkah membuka lahan tanpa bakar dengan langsung memberikan contoh/praktek dilapangan.

“Langkah-langkah pembukaan lahan tanpa bakar yakni  merencanakan penanaman, mengimas atau menumbangkan pohon, merecek dan menumpukan kayu, membuat rintisan dan pembagian petak tanaman, dilanjutkan membuat jalan dan parit, membuat pancang jalur tanam dan membersihkan jalur tanam,” Jelasnya.

Endang mengatakan membuka lahan tanpa membakarpun tingkat kesuburan sudah tinggi dengan memberikan kapur untuk meningkatkan pH tanah dan pupuk untuk meningkatkan hara tanaman maka tanaman akan  tumbuh dan berproduksi tinggi.

“Saat pelatihan kami juga memberikan bahan dan alat praktek berupa buku informasi, sepatu boot karet, baju kaos, topi pet,  pestisida, pupuk dan bibit tanaman,” Tambahnya.

Endang menghimbau  masyarakat di kabupaten Sintang untuk dapat budidaya pertanian dan perkebunan  meninggalkan budaya membakar karena dampak ekonomis tidak terlalu menguntungkan namun dampak dari kerusakan alam sanagat merugikan.(Yos)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00