• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PILKADA SERENTAK

Tersedot Biaya Pilkada, Anggaran OPD Sintang Akan Terpotong Hingga 30 Persen

11 June
09:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sintang menyatakan perencanaan pembangunan tahun 2020 akan dirasakan berat dari sisi alokasi anggaran mengingat adanya pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sintang yang memerlukan alokasi anggaran cukup besar.

Biaya Pilkada serentak tahun 2020 ini, kata Kartiyus dibiayai seluruhnya oleh APBD Kabupaten Sintang, meliputi KPU, Bawaslu dan Keamanan.

“ Seluruh pembiayaan Pilkada 2020 bersumber dari APBD kabupaten Sintang, tidak ada biaya provinsi maupun pemerintah pusat, selain biaya pilkada tahun 2020 juga akan ada pilkades serentak 326 desa se kabupaten Sintang, sebagian besar dibiayai oleh APBD juga,” ungkapnya, selasa ( 11/06/2019).

APBD Kabupaten Sintang dipastikan berat karena harus menanggung pilkada serentak dan pilkades ini sehingga belanja hibah akan besar, konsekwensinya kami akan menurunkan anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara 25 hingga 30 persen.

“Penurunan anggaran untuk OPD ini pun belum cukup, kita harus mencari solusi untuk menutupi kekurangan anggaran,” Tambahnya.

Kartiyus mengatakan KPU dan Bawaslu mengajukan permohonan biaya Pilkada lebih dari Rp100 Milyar, namun ini tidak mungkin dapat di realisasikan sebab dirasakan berat oleh APBD, selain itu mengacu pada biaya Pilkada 2014 lalu anggaranya Rp30 milyar sudah cukup.

“Secara logis kita akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, untuk itu masyarakat diminta memahami kondisi ini sebab akan berpengaruh pada pembangunan fisik tahun 2020,” Katanya.

Ditambah lagi adanya rencana penerimaan CPNS dan P3K pada tahun ini yang secara otomatis akan menyedot keuangan daerah sehingga harus dianggarkan, selain itu gaji para kepala desa juga sudah di setarakan dengan PNS sehingga tahun 2020 harus terlaksana.

“ Kami mohon maaf kepada semua OPD tahun depan kita kencangkan ikat pinggang karena ada kebutuhan mendesak yang harus dianggarkan,” Tandasnya.  (fik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00