• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Penyakit Monkeypox atau cacar monyet tidak ada Sintang.

16 May
13:33 2019
0 Votes (0)

KBRN,Sintang: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh Mengatakan hingga saat ini kasus penyakit Monkeypox atau cacar monyet tidak ada ditemukan di Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Sintang.

“Untuk di Sintang bahkan di Kalimantan Barat tak ada kasus penyakit Monkeypox,” ujarnya saat Dikonfirmasi RRI Sintang .(Kamis 16/5 /2019 ).

Meskipun demikian, dr. Sinto menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk waspada mengenai penyakit tersebut.

“Kasus sebenarnya ada di Singapura, sehingga daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura yaitu di Batam sudah antisipasi. Kami juga mendapatkan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus cacar monyet dan sudah disampaikan ke seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Sintang,” ucapnya.

ciri-ciri orang yang terkena virus cacar monyet hampir sama dengan cacar air yaitu demam, nyeri otot, ruam pada kulit, sakit kepala dan kekurangan energi. Masa inkubasi hingga 21 hari.

“Jika hanya murni virus, maka dapat sembuh sendiri, namun yang  dikhawatirkan jika disertai dengan komplikasi penyakit lainnya,” tuturnya.

Untuk itu, dr. Sinto mengajak seluruh warga masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Sintang untuk lebih peduli pada kesehatan dan menjalankan Pola Hidup Sehat dan Bersih.

“Pembawa virus cacar monyet berasal dari hewan pengerat seperti tikus, tupai atau monyet. Sebisa mungkin hindari hewan pengerat tersebut. Pencegahan yang paling baik adalah memperkuat daya tahan tubuh dengan menjalankan pola hidup sehat dan bersih,”tegasnya .( Ram )

  • Tentang Penulis

    Ade Ramli

    reporter <br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

  • Tentang Editor

    Ade Ramli

    reporter <br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00