• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tindak Lanjut Temuan, BPJS Ketenagakerjaan Akan Tinjau Perusahaan Di Sintang

16 May
12:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sintang: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Sintang bekerjasama dengan pengawas tenaga kerja Provinsi Kalimantan Barat untuk menindaklanjuti temuan daftar sebagian upah yang dilakukan oleh masing-masing perusahaan di Kabupaten Sintang.

Penatamadya pemasaran, Keuangan dan teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan KCP Sintang Fahmi Rahmad Dani mengatakan setiap perusahaan hendaknya mendaftarkan tenaga kerjanya dalam empat dari enam program BPJS Ketenaga kerjaan, program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

“Beberapa perusahaan yang sudah menyesuaikan upahnya dan menyesuaikan empat program yang diikuti, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun”. Kata Fahmi Ramdani, Kamis (16/05/2019).

Dikatakan Fahmi BPJS Ketenagakerjaan KCP Sintang akan melakukan peninjauan ke Perusahaan yang terindikasi adanya pendaftaran daftar sebagian program dan pendaftaran daftar sebagian upah yang sesuai dengan data BPJS Ketenagakerjaan didampingi instansi terkait.

Perusahaan yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya pada program BPJS Ketenagakerjaan lanjut Fahmi, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 86 tahun 2013 bahwa Perusahaan yang tidak mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya akan mendapatkan sanksi administratif bahkan dapat diarahkan ke jalur pidana karena berkaitan dengan hak tenaga kerja yang didapatkan.

“Misalkan jumlah tenaga kerja ada dua puluh lima namun yang didaftarkan hanya lima atau sepuluh maka kami akan lakukan langkah-langkah sesuai prosedur”. Tambah Fahmi.

  • Tentang Penulis

    Suryatini

    Reporter RRI Sntang<br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

  • Tentang Editor

    Suryatini

    Reporter RRI Sntang<br /><div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00