• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Gaya Hidup

Bupati : Barista Sintang Hidupkan Kopi Jadi Trend Ekonomi Kreatif

4 February
13:59 2018
0 Votes (0)

KBRN. Sintang: Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan dalam lima tahun terakhir trend kopi di Sintang meningkat drastis, keadaan ini dapat dijadikan peluang bagi kabupaten Sintang sebab Sintang memiliki potensi.

Pemerintah Kabupaten Sintang akan mendeplot 20 hektar kopi robusta, nantinya dibagikan diberbagai tempat untuk di Kabupaten Sintang, salahsatunya di Sungai Buaya Kecamatan Kayan Hilir, bila tumbuhnya bagus maka akan diclonningkan dengan kopi dari Jember.

Jarot mengatakan Ia telah mencicipi rasa kopi yang diracik oleh para barista itu adalah kopi dari luar Sintang dan menginginkan Sintang memiliki trend kopi asli Sintang.

 “Saya Sudah banyak mencicipi kopi dari luar, seperti kopi dari Flores, kopi dari Bali, Kopi dari Toraja,bahkan mereka juga ada memblending kopi, semuanya dari luar, kita harus punya trend sendiri kopi Sintang, kita punya wilayah untuk buat kebun kopi robusta, tapi semuanya butuh perjalanan panjang, mulai dari berkebunnya, cara memetik biji kopinya, agar kwalitasnya terjaga,”  Kata Jarot dihadapan Komunitas Barista Guild Kapuas Raya menggelar kegiatan ngopi bersama Bupati Sintang di Taman Bungur depan rumah  jabatan Bupati Sintang, Sabtu (03/2/2018) sore.

Jarot Winarno melihat langsung proses pembuatan dan peracikan kopi tersebut, didampingi oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, kemudian setelah melihat barista meracik kopi, Bupati duduk langsung bersantai untuk mencicipi kopi buatan barista-barista Sintang itu tersebut.

“Barista-barista asal Sintang ini merupakan generasi pelaku ekonomi kreatif yang mampu membuat kopi memiliki cita rasa yang khas, jadi awalnya anak-anak ini bukan pecinta kopi, ini adalah anak-anak muda kita yang ingin mengembangkan ekonomi kreatif, keliatan mereka sangat mandiri berani mengambil kesempatan, sehingga kopi mulai booming di Sintang, dan akhirnya mereka serius bikin kedai kopi jadi pelaku ekonomi kreatif yang serius, mereka mencoba meningkatkan kemampuannya menjadi barista,”  kata Jarot.

Agung salah peracik kopi atau barista asal Sintang mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk saling kumpul-kumpul dan saling sharing untuk mengenalkan kopi buatan para barista.

“Kami bersama-sama membuat kegiatan ini,kegiatan yang santai kami lakukan, kami juga undang bapak Bupati Sintang untuk bersama-sama menyeduh kopi yang kami racik”, kata Agung.

Kehadiran  Bupati Sintang ditengah-tengah komunitas para barista ini kata Agung dapat menambah motivasi untuk kedepannya.

 “Tentunya ini menjadi sebuah dorongan bagi kami, karena ilmu pak Bupati tentang kopi itu sangat tinggi tadi seperti beliau melihat kami tengah meracik kopi, beliau memberikan arahan tentang berapa derajat panas air yang ideal, dan berapa banyak biji atau bubuk kopi yang diberikan untuk diseduh agar hasilnya maksimal ketika diseduh,” Katanya. (Fik)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00