• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Aksi Pembalakan Meresahkan, Sanggalangit Ajukan Pengelolaan Hutan

21 February
22:45 2020
1 Votes (5)

KBRN, Singaraja : Desa Sanggalangit bersama Desa Adat Sanggalangit di Kecamatan Gerokgak berkeinginan untuk mengajukan pengelolaan hutan secara langsung. Sebab dengan kondisi hutan saat ini telah membuat keresahan bagi masyarakat setempat dengan aksi-aksi pembalakan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Keinginan desa dinas maupun desa adat untuk melakukan pengelolaan hutan secara khusus yang berada di wilayah Desa Sanggalangit diyakini akan dapat menjaga kondisi hutan untuk tetap lestari. Namun, keberadaan hutan yang menjadi sasaran pembalakan ternyata dalam pengelolaan sebuah perusahaan yang tidak diketahui keberadaannya, sehingga upaya koordinasi dilakukan dengan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kelian Desa Adat Sanggalangit Putu Astawa bersama Perbekel Desa Sanggalangit I Nyoman Sudika saat menggelar pertemuan, Jumat (21/2/2020) mengaku sangat resah dengan aksi-aksi pembalakan hutan dan secara adat belum memiliki sanksi maupun pararem sehingga bersama masyarakat berharap untuk ikut dalam pengelolaan hutan.

“Dengan hasil pertemuan tadi, kami meminta kepada Dinas Kehutanan yang terkait di dalam nika, adat secara langsung bisa dilibatkan,” ucapnya.

Kepala UPT Kesatuan Pengolahan Hutan Bali Utara, Ketut Swastika menyikapi keinginan masyarakat di Desa Sanggalangit mengakui adanya penguasaan lahan oleh perusahaan, namun demikian peluang untuk pengelolaan masih ada sepanjang memiliki manfaat untuk masyarakat di sekitar hutan.

“Mereka harus melengkapi, disamping mereka harus membuat perjanjian kerjasama dengan kementerian, ada perjanjian kerjasama operasional dengan KPH, mereka harus membuat desain bagaimana pengelolaan hutan itu kedepan. Kalau masyarakat harus terlibat, dan harus ada semacam perjanjian dengan masyarakat,” jelasnya.  

Berkaitan dengan rencana pengelolaan hutan yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Sanggalangit tersebut, Desa Dinas dan Desa Adat berkeinginan untuk melakukan pertemuan dengan perusahaan yang saat ini mengusai hutan di Desa Sanggalangit sesuai dengan ijin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang difasilitasi Pemprov Bali.

Sementara, berkaitan dengan aksi pembalakan hutan, Perbekel Desa Sanggalangit maupun Kelian Adat Desa Sanggalangit sepenuhnya menyerahkan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan mempercayakan penanganan dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Buleleng meski ada keterlibatan warganya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00