• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Perenang Buleleng Fauzan Athaya Dipastikan Perkuat Bali di PON XX Papua

7 February
12:28 2020
0 Votes (0)

KBRN, Singaraja : Satu dari empat perenang Bali yang dipersiapkan turun saat PON XX di Papua, tercatat berasal dari Buleleng atas nama Muhammad Fauzan Athaya Martsah.

Ketua Harian Pengkab PRSI Buleleng, Made Sumarga Jaya, M.Pd ditemui Jumat (7/2/2020) mengatakan, sebenarnya beberapa nama yang dipersiapkan untuk ikut saat multi event tingkat nasional tersebut wajib mengikuti Pra PON yang akan dilaksanakan antara bulan Maret atau April 2020 di Jakarta, termasuk perenang andalan Buleleng Eva Lilian Van Lenen yang berada di peringkat keempat saat Indonesia Open di Jakarta tahun lalu.

Eva Lilian juga sempat menyumbangkan 1 emas dan 1 perak di nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada pada PON XIX di Jawa Barat. Sementara untuk memenuhi kuota PON di Papua tahun ini, Eva Lilian yang akrab disapa Lilik masih menunggu hasil Pra PON di Gelora Bung Karno untuk memenuhi best time-nya.

Sumarga menambahkan, keputusan pengiriman atlet khususnya renang untuk PON di Papua sepenuhnya wewenang KONI Provinsi Bali. Walau PB PRSI telah menetapkan yang berhak dikirim ke PON adalah peringkat 1 hingga 5 saat Indonesia Open. Sebab, daerah tetap tunduk pada keputusan yang ditetapkan oleh KONI, mengingat salah satu kendala pengiriman atlet tidak terlepas dari keterbatasan dana pendukung.

Lebih lanjut Sumarga Jaya mengatakan, atlet Muhammad Fauzan Attaya akan turun di nomor spesialis gaya kupu-kupu 50 dan 100 meter. Dipastikan Fauzan dan perenang lainnya yang dipersiapkan turun saat PON XX di Papua akan mengikuti Pelatda pada pertengahan Februari ini sambil menunggu SK pelatih dari KONI Bali.

“Yang masuk tiga besar adalah Muhammad Fauzan Athaya, dan mulai Februari ini akan diadakan pelatda yang bertempat di Kolam Renang Cita Arum Blahkiuh. Nah, kemudian atlet renang yang kedua itu Eva Lilian, itu kebetulan saat Indonesia Open itu mendapatkan peringkat empat besar. Bagi atlet yang mendapatkan peringkat 4 dan 5 besar itu, untuk KONI Bali itu wajib dia ikut Pra PON di bulan Maret-April ini,” jelasnya.

Dihubungi melalui pesan singkat, Fauzan Athaya mengaku saat ini tengah melaksanakan latihan intensif 9 kali seminggu yakni 6 kali di pagi hari dan 3 kali di sore hari. Latihannya difokuskan pada nomor-nomor spesialis, dengan tetap menjaga kondisi tubuh dan mentalnya untuk bisa tampil maksimal saat berlaga nanti.

Ditanya soal target di PON pertamanya nanti, Fauzan yang makin bersinar sejak Porprov Bali XIII di Gianyar ini berjanji akan tampil maksimal dan tetap berharap dukungan dan doa dari orang-orang terdekat.

“Saya akan lakukan yang terbaik aja sih, target medali pasti emas. Tapi kan kita enggak tau apa yang terjadi nanti. Lakukan yang terbaik aja yang semaksimal mungkin yang bisa kita lakuin, mohon doa orangtua dan keluarga, terus latihan yang giat dan keras, enggak boleh males-malesan,” tutupnya.

00:00:00 / 00:00:00