• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Ketut Cita Fokus di Nomor Lari 800 dan 1500 Meter PON XX Papua

6 February
09:53 2020
1 Votes (5)

KBRN, Singaraja : Fokus pada nomor lari 800 dan 1500 meter, pelari andalan Buleleng, Ni Ketut Cita optimis menyumbangkan medali bagi kontingen Bali pada PON XX nanti di Papua. Sebelumnya Cita hanya mampu merah medali perunggu di nomor beregu jarak pendek pada PON XIX di Jawa Barat.

Kepada RRI, Kamis (6/2/2020), Ni Ketut Cita mengatakan, meskipun terasa berat, namun Ia tetap bertekad memberikan yang terbaik untuk Bali. PON Papua ini bisa jadi merupakan PON terakhir untuk Cita, mengingat adanya batasan usia 35 tahun. Sebelumnya Cita sempat mengikuti PON Riau tahun 2012 dan PON Jawa Barat di tahun 2016.

“Kalau target sih, pasti semua pinginnya juara satu kan. Tapi saya menyesuaikan kondisi saja, apalagi sekarang lutut agak sakit. Tapi karena ini mungkin PON terakhir, saya akan berjuang keras untuk itu,” ucapnya.

Wanita kelahiran 31 Desember 1991 dan saat ini tercatat sebagai staff kontrak Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Buleleng ini mengaku jadwal latihannya 4 kali seminggu belum maksimal. Cita harus menyesuaikan dengan jadwal kerjanya sebagai petugas patroli trantib.

“Latihan seperti biasa empat kali dalam seminggu, itu juga kalau jam kerjanya enggak krodit. Sekarang masih latihan mandiri, menunggu jadwal TC di Denpasar,” imbuhnya.

Pelatih PASI Buleleng, Putu Sudiada mengatakan, saat ini persiapan Cita menuju PON 2020 masih pada tahap latihan daya tahan umum, seperti lari jarak jauh dan mengikuti beberapa event lari.

“Untuk persiapan Cita, memang kita masih di persiapan umum, kita masih banyak melaksanakan long run-long run-nya, lebih banyak di daya tahan umum dulu. Setelah Bhayangkara Run, kita baru masuk ke persiapan umum. Memang untuk Cita saya khususkan untuk persiapan PON 800 dan 1500 meternya, mudah-mudahan nanti bisa berbicara untuk atas nama Bali dan PASI Buleleng khususnya,” ucap Sudiada.

Disisi lain Putu Sudiada menambahkan, menghadapi Porjar Bali tahun ini, pihaknya telah melaksanakan latihan intensif setiap hari, kecuali Senin dan Sabtu bersama 10 atlet terdiri dari 4 putri dan 6 putra. Jumlah tersebut belum termasuk atlet dari luar Kecamatan Buleleng. Namun penentuan atlet definitif, menurut Sudiada masih menunggu kuota dari Disdikpora Buleleng.

“Setelah kejurkab kemarin, sudah saya siapkan untuk porsenijar dan juga porprov dua tahun yang akan datang. Tapi untuk porsenijar, kami dari koordinator atletik belum jelas berapa nanti akan diberikan kuota dari disdikpora, Cuma saya tetap memohon untuk diberikan kuota yang lebih,” imbuhnya.   

Menurunkan atlet pelajar andalan, Komang Deni Gunawan, Gusti Kadek Widiantari dan Putu Audri, PASI Buleleng targetkan 5 medali emas pada Porjar Bali 2020 nanti.

“Kalau tahun lalu ada 5 emas, mudah-mudahan tahun ini meningkat. Karena tahun lalu Deni mengalami cedera, sehingga Dia tidak bisa turun di dua nomor, 800 dan 1500. Tetapi astungkara, dengan rutinitas mengadakan pengobatan dan latihannya cukup lumayan keras, sehingga bisa meraih medali emas di porprov, mudah-mudahan nanti Dia di porjar bisa dua emas,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00