• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Merebak Pembobolan Kotak Amal, DMI Buleleng Usulkan 'Nongkrong' di Masjid

1 February
12:36 2020
2 Votes (5)

KBRN, Singaraja : Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Buleleng, Haji Hamdani menghimbau kepada semua jamaahnya untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberadaan sekitar  masjid di lingkungannya masing-masing, meskipun sebagian besar masjid sudah dilengkapi dengan CCTV. Himbauan tersebut sangatlah beralasan, seiring merebaknya pembobol kotak amal masjid seperti yang terjadi di Masjid Al Mujahidin Jalak Putih Singaraja, dimana diketahui pelaku melakukan aksi pembobolan pada siang hari.

Marbot atau penjaga masjid Al Mujahidin, Jupri kepada RRI, Sabtu (1/2/2020) menceritakan kronologis kejadiannya, diperkuat hasil rekaman CCTV yang terpasang di masjid setempat. Berawal pelaku masuk Masjid Al Mujahidin pada Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 12.30 siang. Awalnya Jupri menyangka pelaku hendak melaksanakan sholat dan menunggu waktu sholat dzuhur. Setelah cukup lama berada di dalam masjid, tiba tiba pelaku keluar meninggalkan masjid sebelum waktu masuk sholat. Melihat gelagat tersebut, timbul perasaan curiga dan betapa kagetnya Ia setelah melihat kondisi kotak amal masjid telah kosong.

“Sebelum waktu sholat dzuhur tiba, dia sudah keluar, disanalah saya curiga, ngapain orang itu keluar sebelum waktu sholat tiba, gitu. Akhirnya saya periksa, ternyata uang yang ada di kotak amal itu yang kemarinnya berisi kok kosong, langsung secara spontan saya kejar orang itu, saya lompat dengan jalan kaki, ternyata orang itu bawa motor, sehingga tidak terkejar,” jelas Jupri.

Jupri yang sudah tujuh tahun sebagai penjaga Masjid Al Muhajdin Jalak Putih Singaraja sangat menyayangkan sikap pelaku yang tidak takut dosa dengan perbuatannya melakukan pembobolan kota amal masjid. Belajar dari pengalaman pahit tersebut, Jupri bertekad kedepan akan lebih meningkatkan kewaspadaannya.

Sementara itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Buleleng, Haji Hamdani saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan di hari yang sama terdapat 3 masjid mengalami kejadian serupa. Selain Masjid Al Mujahidin, pembobolan kotak amal juga terjadi di Masjid Baiturahmah Jalan Manggis Singaraja dan Masjid Kampung Madura Seririt. Dengan merebaknya kasus pembobolan tersebut, Haji Hamdani mengimbau para jamaahnya untuk lebih peduli dan waspada terhadap lingkungan masjid, walau didalamnya sudah terpasang CCTV.

“Walaupun ada CCTV orang yang namanya mencuri, kan mempeljarai situasi dan kondisi. Biasanya dia mengintai itu pada saat-saat sepinya jam berapa, tapi hampir rata-rata mereka mencuri menjelang dzuhur, kan sepi, apalagi daerah perumahan. Maka dari itulah kalau bisa nanti kita adakan program nongkrong di masjid untuk meminimalisir pembobolan,” ucap Haji Hamdani.

Haji Hamdani pun berdoa dan berharap agar para pelaku pencuri kotak amal masjid segera tertangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bagi para pelaku agar diberi hidayah untuk segera bertobat mohon ampunan kepada Allah SWT.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00