• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Profesionalisme Administrator Publik Dukung Kinerja Pemerintah Daerah dan Tingkatkan Kesempatan Kerja

12 January
09:10 2020
2 Votes (5)

KBRN, Singaraja : Salah satu azas penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN adalah profesionalitas. Hal itu dikatakan Sekretaris BKPSDM Kabupaten Buleleng, Drs I Nyoman Wisandika pada seminar nasional bertajuk “Profesionalisme Administrator Publik Dalam Mendukung Kinerja Pemerintah Daerah dan Meningkatkan Kesempatan Kerja”, dilaksanakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Panji Sakti Singaraja, Sabtu (11/1/2020) sore.

Asas profesionalisme, ucap Wisandika mengandung makna mengutamakan keahlian yang berlandaskan kode etik dan peraturan perundang undangan. Menurutnya ciri ciri sikap profesionalisme diantaranya ringan membantu, tidak membedakan orang dalam melaksanakan kebaikan, mengikuti komunitas kantor, menunjukkan kinerja yang baik serta memperhatikan penampilan dan gesture.

Profesionalisme pegawai dalam mendukung kinerja pemerintah daerah ungkap Wisandika, merupakan keniscayaan untuk mewujudkan masyarakat Buleleng yang mandiri, sejahtera dan berdaya saing berlandaskan Tri Hita Karana.

“Berbicara professional, tentu ada hal-hal yang tentu harus kita dalami, seperti integritas, disiplin, kompetensi. Nah itu yang paling penting, untuk mendukung kinerja daerah. Kalau sudah PNS, sudah bisa disiplin peningkatan kompetensinya, pendidikan, pelatihan barangkali bimtek, salah satu poin untuk mendukung kinerja daerah,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Perluasan Tenaga Kerja, Disnaker Kabupaten Buleleng Nyoman Susila, S.Sos dalam makalahnya mengupas peranan administrasi dalam meningkatkan kesempatan bagi pencari kerja. Dalam hal ini ada tiga poin harus dperhatikan para mahasiswa yang nantinya sebagai calon pencari kerja, diantaranya bidang adminstrasi, kesempatan kerja dan dokumen yang harus dipersiapkan. Termasuk pentingnya menggali informasi tentang peluang kerja. Salah satu diantaranya bisa diperoleh melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, bahkan pihaknya siap memberikan tambahan pelatihan ketrampilan.

“Kami akan memberikan informasi tentang peluang kerja dengan membuka laman atau website di kementerian, tentang bursa-bursa kerja perusahaan apa yang berminat kemudian perusahaan-perusahaan apa yang membutuhkan tenaga kerja, sesuai dengan spesifikasi yang ada di fakultas, sehingga mereka akan siap. Kita juga punya balai latihan kerja, untuk memberikan pelatihan secara gratis, dengans ertifikat kompetnsi,” ungkapnya

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unipas Singaraja Dr Gede Sandiasa, S.Sos, M.Si usai membuka seminar kepada RRI mengatakan, tujuan dilaksanakan seminar ini untuk memperkuat tri dharma perguruan tinggi, bekerja dengan pihak terkait dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di kampus. Dari sisi penelitian pihak kampus siap membantu pemerintah daerah dengan program programnya, seperti BKPSDM berkaitan erat dengan ilmu yang ada di Unipas yaitu di bidang menejemen sumber daya manusia. Begitu juga halnya dari sisi Disnaker berkaitan dengan ketenagakerjaan dan ilmu kewirausahaan.

“Bagaimana mahasiswa maupun dosen itu bisa menyimak tentang berbagai program dari pemerintah daerah yang bisa dikerjakan kalangan perguruan tinggi. Bagaimana mahasiswa juga bisa memahami bahwa dunia kampus itu harus dekat dengan dunia kerja, bagaimana dia bisa menyerap informasi-informasi penting,” ucap Sandiasa.

Salah seorang mahasiswa, I Ketut Witama mengatakan, mengapresiasi seminar semacam ini selain sebagai salah satu media untuk mengaplikasikan pembelajaran ilmu yang selama ini diperoleh di kampus, juga   tidak sedikit manfaat yang bisa menginspirasi dirinya maupun rekan-rekannya, terutama di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

“Dalam seminar nasional ini tentang kinerja maupun profesionalisme, tentu memberikan kami sebagai mahasiswa, banyak inspirasi maupun ilmu dan manfaat dari apa yang sudah disampaikan oleh narasumber,” kata Witama 

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Fisip Unipas Singaraja dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng. Seminar yang juga dilaksanakan dalam rangka mengakhiri masa perkuliahan semester ganjil di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unipas Singaraja diikuti 170 peserta, terdiri dari 150 mahasiswa Fisip dan 20 orang utusan SMA/SMK di Buleleng.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00