• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemkab Buleleng Lakukan Uji Coba Mangga Amplem Sari di Perkotaan

7 December
01:13 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singaraja : Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya mengembangkan dan melestarikan sektor pertanian. Salah satunya dengan menyebarkan bibit buah lokal Buleleng yang saat ini sudah mulai punah, seperti mangga amplem sari dan durian lokal asal Bestala, yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Saat apel krida Jumat (6/12/2019) pagi, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyerahkan 2000 bibit pohon mangga amplem sari dan 1000 bibit durian lokal Bestala. Bupati Agus Suradnyana mengatakan bibit buah mangga yang dibagikan adalah varietas baru dan merupakan sambungan dari buah mangga lali jiwa dengan buah mangga amplem sari yang ada di Kecamatan Tejakula.

“Ini merupakan kreatifitas Dinas Pertanian, dengan membuat mixing mixing dari pada tanaman khususnya tanaman buah mangga yang mana di bawahnya kita pakai buah mangga lalijiwa dan kita sambung ataupun stek dengan buah mangga amplem sari yang sudah mulai sedikit ditemui,” ungkapnya.

Bupati Agus Suradnyana menambahkan, grafting atau sambung tunas yang dicoba pada pohon mangga juga akan diterapkan pada pohon durian. Jika grafting pada durian ini berhasil, tentu hasilnya bisa diviralkan. Selama ini, menurut bupati, Buleleng mempunyai varietas durian yang tidak kalah kualitasnya dengan durian musang king yang populer di Malaysia dan Singapura, namun keberadaannya kini mulai menghilang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, I Made Sumiarta mengatakan, selain ribuan bibit pohon mangga amplem sari dan durian Bestala yang disebar ke masyarakat, pihaknya juga memberikan 10 bibit mangga amplem sari ke masing-masing SKPD. Dibagikannya bibit mangga amplem sari yang merupakan maskot buah Buleleng ini ke seluruh SKPD, sebagai uji coba budidaya amplem sari di perkotaan. Nantinya, menurut Sumiarta akan diadakan monitoring untuk mengetahui pertumbuhan mangga amplem sari tersebut.

“Nanti setelah didistribusikan, kita akan minta tanda terima siapa yang bertanggungjawab terhadap penanaman bibit mangga tersebut di masing-masing SKPD,” ucapnya.

Selama ini, mangga amplem sari hanya berkembang di Kecamatan Tejakula. Oleh karena itu, uji coba pengembangan dilakukan di daerah perkotaan, sekaligus untuk pelestarian plasma nuftah. Selain itu, untuk lebih memperkenalkan mangga amplem sari yang sudah dijadikan maskot buah Kabupaten Buleleng kepada masyarakat di perkotaan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00