• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji 2019

Dua JCH Cadangan di Buleleng Berangkat Haji Tahun Ini

6 July
10:30 2018
1 Votes (5)

KBRN, Singaraja : Dari 5 orang jamaah calon haji Kabupaten Buleleng yang merupakan  calon haji cadangan, 2 diantaranya dipastikan berangkat dalam musim haji 1439 Hijriah tahun 2018 ini.

Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng Haji Imam Syafii dari total keseluruhan 65 jamaah calon haji kabupaten buleleng yang mendapat panggilan haji tahun ini, 4 diantaranya telah mutasi keluar daerah Bondowoso dan Jember, dengan demikian jumlah jamaah calon haji yang siap berangkat dari Kabupaten Buleleng tahun ini sebanyak 61 orang.

Hanya saja dari jumlah tersebut, pada tahap awal pelunasan, sebagian besar yang berhak melunasi adalah mereka yang sama sekali belum haji termasuk 1 orang jamaah yang sudah haji mendapat giliran pelunasan tahap kedua. Sementara itu 5 orang jamaah haji yang berada pada posisi pelunasan tahap ketiga dengan katagori cadangan, namun mereka tetap diberikan kesempatan untuk melunasi, dengan dua ketentuan kemungkinan bisa berangkat atau belum tentu berangkat.

Dalam hal ini tegas Haji Imam Syafii, pihaknya sifatnya menunggu tawaran sheet (kursi) kosong dari luar Kabupaten Buleleng yang mana calon jamaah calon tersebut mestinya berangkat akan tetapi jatahnya tidak diambil atau keberangkatannya ditunda. Sedangkan sisanya 3 orang yang masuk katagori cadangan dan telah melunasi tahun, dipastikan berangkat dalam musim haji tahun depan.

Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng Haji Imam Syafii, menegaskan dalam hal penentuan cadangan dan bisa berangkat haji tahun ini, acuannya adalah berdasarkan nomor urut porsi.

Total calon jamaah haji Kabupaten Buleleng yang masuk daftar tunggu haji hingga kini sekitar 1.430 orang dengan masa daftar tunggu keberangkatan haji masing masing kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Bali sekitar 18 tahun.

Walau mereka masuk daftar tunggu panjang, Haji Imam Syifii tetap berharap kepada para jamaah calon haji agar selalu menjaga kesehatan, karena aturan terbaru dari Kementerian Kesehatan mensyaratkan kesehatan menjadi bagian dari istitoah atau ketentuan persyaratan pokok yang harus dipenuhi jamaah calon haji ketika mendapat panggilan haji. Bila yang bersangkutan mendapat panggilan haji namun kesehatannya dinyatakan tidak istitoah, maka yang bersangkutan tidak boleh melunasi dan keberangkatannya ditunda. (SN)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00