• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Gunakan Benih Padi Gogo, Hasil Panen Petani di Sorkam Tapteng Memuaskan

27 February
14:33 2020
0 Votes (0)

KBRN, Tapteng :   Hasil panen sejumlah kelompok tani dikecamatan Sorkam kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang musim tanam ini menggunakan benih padi gogo varietas Situbagendit cukup memuaskan.

Benih padi gogo bantuan pemerintah yang dibagikan dalam jumlah terbatas kepada kelompok tani itu ternyata cocok ditanami dihamparan persawahan kecamatan Sorkam yang umumnya kondisinya tadah hujan.

Kelompok tani Makmur kelurahan Pargarutan yang pada musim tanam ini menggunakan benih padi gogo masing masing sebanyak 10 kg dan ditanami dilahan seluas 1/4 hektar mendapatkan hasil panen sebanyak kurang lebih 1-1,2 ton.

"hasil panen  anggota kelompok tani Makmur kelurahan Pargarutan cukup memuaskan karena menggunakan benih padi gogo varietas Situbangendit, benih padi tersebut sangat cocok ditanami dilahan persawahan kami yang kondisinya tadah hujan  selain itu benih padi itu lebih tahan terhadap hama penyakit jika dibandingkan dengan benih padi lainnya seperti Siherang dan Infari atau Mikongga yang selama ini biasa kami gunakan,  kami akan menggunakan turunan benih padi gogo tersebut pada musim tanam berikutnya" ujar ketua kelompok tani Makmur kelurahan Pargarutan Jhon Manalu kepada RRI Kamis (27/2/2020).

Pada musim tanam ini sebanyak 185 hektar lahan persawahan tadah hujan dikecamatan Sorkam ditanami padi gogo guna meningkatkan produktivitas petani yang selama ini kerab mengalami gagal panen karena masalah kekeringan lahan,  benih padi tersebut merupakan benih padi unggul yang mudah perawatannya dan sudah bisa dipanen setelah 110-120 hari setelah tanam.

"budidaya padi gogo merupakan solusi bagi petani khususnya yang kondisi lahan persawahannya tadah hujan  karena petani bisa tetap berproduksi maksimal walau lahannya mengalami kekeringan" sebutnya.

Lebih jauh Jhon Manalu mengatakan pada musim tanam ini hama yang dominan menyerang tanaman padi dikelurahan Pargarutan adalah hama Tikus sedangkan hama penyakit lainnya seperti Walang sangit, Tugro dan hama putih tidak terlalu menyerang karena bisa dikendalikan petani.

  • Tentang Penulis

    Bernad Pasaribu

    Kontributor RRI Sibolga<div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

  • Tentang Editor

    Bernad Pasaribu

    Kontributor RRI Sibolga<div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" id="__zsc_once"></div>

00:00:00 / 00:00:00