• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

23 Pelaku Penipuan CPNS di Bekuk Jajaran Polda Jateng

24 February
13:45 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang: Kepolisian Daerah (Polda)  Jawa Tengah mengungkap data kasus penipuan berkedok CPNS selama tahun 2020. Setidaknya  9 polres/ tabes telah melakukan pengungkapan.

“ Hasil yang kita datakan sudah kita cek, ternyata  ada 9 polres yang melakukan pengungkapan, artinya pelaku-pelaku sudah mulai disidik kemudian ada yang sudah tahap I dan tahap II, lidik,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna di Mapolda Jateng, Senin ( 24/2/2020)

Iskandar menyebutkan 9 satwil yang menangani korban penipuan CPNS yakni Polrestabes Semarang, Polres Kab. Semarang, polres Purworejo, Wonogiri, Kudus, Banyumas, Boyolali, Kebumen dan Demak.

“Total barang bukti  yang kita hitung kita jumlahkan kurang lebih Rp 2,2 miliar,” katanya.

Kabid Humas mengatakan total terdapat 23 pelaku penipuan.

“Total 23 orang, status perkaranya ada yang sidik, tahap I, tahap II dan Lidik,” tuturnya.

Dari jumlah itu, Polrestabes Semarang menjadi satuan wilayah yang berhasil menangkap tersangka terbanyak mencapai 6 orang yang 3 diantaranya kini telah berad adi tahap II.

“Kalau yang Polrestabes Semarang ada yang inisialnya AG, AB, MU, kemudian TI, inisial SU, HA, ,” bubuhnya.

Menurutnya, para pelaku penipuan memiliki latarbelakang pekerjaan yang bervariasi mulai dari kalangan wiraswasta, sipil dan PNS.

“ Yang PNS ada dua orang, kalau tidak salah di Polrestabes ya,” ungkapnya.

Hingga kini tercatat 17 orang telah menjadi korban praktik curang yang menjanjikan lolos CPNS ini. Bahkan terdapat diantaranya yang tertipu hingga Rp 250 Juta.

“Yang paling kecil jumlahnya Rp 18 juta, yang paling besar Rp 250 Juta dari 9 kabupaten kota,” ujarnya.

Iskandar lebih lanjut meminta masyarakat melapor jika mengalami kasus penipuan serupa.

“Saya yakin ini masih ada lagi, saya yakin masih ada yang malu dan takud melapor, tapi kami himbau kepada masyarakat yang betul betul merasa ditipu apalagi sudah keluar uang besar dan tidak dikembalikan, silankan melapor ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00