• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SEPUTAR KAMPUS

Belum Disepakati Format Acara, Debat Terbuka Rektor UNNES Batal Digelar

20 February
14:38 2020

KBRN, Semarang : Rencana debat terbuka antara Rektor Unnes Profesor Fathur Rokhman dengan dosen non aktif Sucipto Hadi Purnomo batal diselengarakan. Pembatalan tersebut dikarenakan, tema, aturan, hal-hal teknis dalam debat terbuka belum disepakati bersama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan  Universitas Negeri Semarang  (UNNES) Dr. Abdurrahman MPd   ketika dikonfirmasi RRI Kamis (20/2/2020).

Menurutnya, debat akademik seharusnya dipersiapkan tema, aturan,ketentuan bagi pengunjung dan disetujui oleh kedua belah pihak. Selain itu, format diskusi seharusnya disepakati dahulu agar sesuai dengan kaidah keilmuan.  

“Debat akademik seharusnya temanya dirancang berbasis keilmuan atau ilmiah. Kalau tidak ada aturan  dan ketentuan yang disepakati bisa menjadi liar “saur mauk” dan tidak ada dampak akademik yang didapat,” imbuh Dr. Abdurrahman.

Adapun penundaan debat terbuka, telah disampaikan Dr. Abdurrahman melalui surat kepada Presiden BEM Unnes  nomor B/937/KM/2020 tertanggal 19 Februari 2020.

Sementara itu terkait pembebastugasan Sucipto Hadi Purnomo sebagai dosen, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono berpendapat, tidak perlu diperdebatkan karena masih proses pemeriksaan.
Sebagai abdi negara, rektor dalam menerbitkan surat pembebastugasan sudah  sesuai peraturan untuk menjaga taat azaz sebagai Good Governance University.

“Keputusan pembebasan tugasan dosen sementara sudah sesuai kaidah akademik, sesuai surat pemmintaan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas temuan di media sosial   yang bersangkutan,” ujar Dr. Martono.

Dalam surat Kemendikbud tersebut, ditambahkan dosen yang bersangkutan  mendapatkan pembinaan aparatur (Binap). Rekomendasi dari tim binap untuk memberikan kesempatan kepada dosen yang bersangkutan, memiliki waktu yang cukup dalam menjawab dan menjelaskan postingan diduga menghina Presiden tersebut..

  • Tentang Penulis

    Syamsudin

    Tak Perlu Memikirkan Kemana Akan Berlabuh, Pikirkan Saja Jalan Mana Yang Akan Ditempuh

  • Tentang Editor

    Tika Vilystya Budiman

    Srikandi Reporter RRI Semarang

00:00:00 / 00:00:00