• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Pasukan Got Antisipasi Banjir di Kota Batang

6 February
15:19 2020
0 Votes (0)

KBRN Batang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Batang menerjunkan puluhan Pasukan Got dibantu Babhinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Kauman, untuk membersihkan sejumlah talud, gorong-gorong dan selokan dari tanaman liar serta sampah. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi, supaya tidak menimbulkan genangan air yang dapat berakibat banjir saat hujan tiba, di Desa Kalisalak Kabupaten Batang, Rabu (5/2/2020).

Untuk mengefektifkan pembersihan gorong-gorong, Pasukan Got dibagi menjadi tiga wilayah, diantaranya barat (Kelurahan Kauman, Kasepuhan dan Kalisalak), tengah (Kelurahan Proyonanggan) serta timur (Kelurahan Sambong dan Klidang Wetan).

Mantri Pengairan UPTD Wilayah I DPU-PR Kabupaten Batang, Wiryanto mengatakan, pembersihan talud dan gorong-gorong yang tersumbat sampah sebetulnya dapat dilakukan semua pihak, termasuk masyarakat yang ikut berperan aktif membersihkan lingkungan tempat tinggalnya.

“Masyarakat sekarang membuang sampah seenaknya sendiri, lha kami dari dinas terkait mengimbau warga melalui Lurah masing-masing untuk memasang papan yang bertuliskan larangan membuang sampah di sungai dan saluran air,” tegasmya.

Wiryanto menjelaskan, banjir yang terjadi di Perumahan Kalisalak beberapa waktu lalu diakibatkan minimnya daerah resapan air, karena di wilayah atas kini telah banyak dibangun perumahan.

“Yang di bawah pun sudah tidak ada resapan, yang tadinya untuk menampung air di situ sudah jadi perumahan, akhirnya saat hujan lebat, terjadi banjir hingga meluap ke jalan,” ungkapnya.

Pihak DPU-PR mengimbau kepada warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena jika dilakukan terus-menerus, dampak buruknya dirasakan seluruh warga.

“Mari kita jaga lingkungan supaya terhindar dari bencana banjir,” imbaunya.

Sementara itu, Lurah Kauman Mugiyanto menerangkan, banjir memang sudah menjadi masalah bersama, jadi penanganannya pun harus intensif dan dilakukan masyarakat bersama dinas terkait. Terutama di wilayah dataran rendah, karena banjir sering muncul saat hujan turun cukup deras.

“Hadirnya Pasukan Got ini semoga bisa sedikit mengurai sumber penyebab terjadinya banjir, seperti tersumbatnya saluran air,” ujarnya.

Wilayah yang rawan terjadinya banjir dan perlu dilakukan pembersihan antara lain : Komplek Perumahan Kalisalak, Dukuh Kademangan, Dukuh Singosari, Dukuh Kauman Congkrah dan Jalan Dr. Wahidin.

“Penyebab utamanya karena aliran air sudah tertutup oleh tumpukan tanah dan tanaman liar,” katanya.

Mugiyanto mengharapkan warga tidak hanya mengandalkan Pasukan Got yang dibentuk oleh Bupati Batang Wihaji, namun juga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari bencana banjir. (Heri/Dars).

00:00:00 / 00:00:00