• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Kekurangan Tak Hambat Rosy Ikut Tes CPNS di Udinus

29 January
14:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Rosy Rischa Adam, peserta difabel yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Semarang tahun formasi 2019, mampu menyelesaikan soal dengan baik.

Ia mengikuti seleksi menggunakan jalur pendaftaran disabilitas tuna netra
karena mengalami kekurangan penglihatan atau low vision, dengan formasi jabatan Pengelola Data Belanja dan Laporan Keuangan. 

Dalam proses pengerjaannya ia memperbesar tampilan layar komputernya hingga mampu melihat dengan nyaman.

Pria, kelahiran Kudus, tersebut diberikan waktu lebih panjang dalam proses pengerjaan soal yang diberikan,  dan berhasil menyelesaikan soal sekitar 115 menit mulai dari Test Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inttelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Dalam sesi wawancara selepas mengerjakan berbgai soal SKD yang menggunakan system Computer Assited Test(CAT), Rosy Rischa Adam menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam seleksi CPNS kali ini merupakan ketiga kalinya. Sebelumnya pernah mengikuti 2 kali berturut-turut namun gagal pada tahap tes CAT karena sering kehabisan waktu. 

“Dulu saya sempat ikut dua kali tes namun gagal karena saya ikut jalur regular tidak mengikuti jalur disabilitas di Jogjakarta. Ini menjadi keinginan saya untuk terus mencoba dan atas bantuan adik saya, saya dibantu untuk mendaftar dan ikut tes di Udinus. Akhirnya saya berhasil menyelesaikan berbagai soal dengan baik,” imbuhnya.

Menurutnya, kekurangan  yang ia derita yakni retinis Pigmentosa, yaitu tidak mampu menangkap cahaya serta tidak mampu membaca dengan ukuran kecil dan normal. 

Ia mengaku bersama keluarga juga telah berupaya berobat di rumah sakit di negara tetangga, Malaysia. 

Diungkapkan pula, bahwa saat menempuh pendidikan D-III di perguruan tinggi negeri di kota Semarang, ia selalu mengandalkan rekan kuliah untuk mengikuti perkuliahan di kampus.

Ia mengaku, kelainan genetika yang dideritanya sejak usia dini tersebut bukan menjadi halangan untuk berprestasi maupun bekerja. 

“Saya tidak pernah berkecil hati akan hal ini. Saya buat kekurangan bukan menjadi penghalang untuk hidup saya, namun menambah semangat dan terus bekerja keras. Fasilitas yang diberikan saat CPNS Kota Semarang di Udinus untuk peserta yang mengalami kekurangan maupun yang memiliki kebutuhan seperti ibu hamil juga sudah baik,” ungkapnya.

Dia berharap bisa terus berhasil mengerjakan tes CPNS formasi tahun 2019 Kota Semarang.

"Saya berharap bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil untuk kedepannya dan saya akan terus berusaha,” ungkapnya. 

Universitas Dian Nuswantoro Semarang, menyediakan ruang tunggu panggilan khusus yang diperuntukan bagi peserta berkebutuhan khusus yang berada di samping masjid Gedung D, dan peserta dengan kebutuhan khusus tersebut diwajibka menggunakan pita biru di lengan kirinya. 

Begitu juga tempat tes khusus bagi peserta disabilitas juga telah disediakan. 

Lebih dari 3300 peserta mengikuti SKD CPNS untuk tahun formasi 2019. Seleksi dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Januari 2020 di gedung D lantai dua, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). (don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00