• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

‘Raja’ Akui Keraton Agung Sejagat Hanya Kaleng-kaleng

20 January
11:55 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel melalui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna mengungkap hasil penilaian historis keberadaan Keraton Agung Sejagat  yang tebukti hanya kaleng-kaleng.

Hasil penilaian itu didapat Polda Jateng setelah dilakukan pengecekan terhadap ahli sejarah dan budaya bekerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Langkah ini dilakukan kerena selama ini ke dua tersangka mengklaim menerima wangsit dan kerap berbelit-belit dalam memberikan jawaban.

“Bahkan sudah kita cek dari ahli sejarah dan budaya, tidak ada silsilah saudara Toto ini keturunan kerajaan Majapahit,” kata Kabid Humas di Mapolda Jateng, Senin (20/1/2020)

Kasus Keraton Agung Sejagat, Kapolda Jateng : Kami Temukan Bukti Baru.

Bahkan hasil dari pemeriksaan, tersangka Toto pun telah mengakui bahwa selama ini dirinya telah mengada-ada akan keberadaan keraton fiktif ini.

“Dan sekarang dia (Toto) sudah mengakui bahwa semua itu cuma mengada-ada,” ujarnya.

Meski telah mengakui, Polda Jateng tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa (Psikologis) untuk melengkapi keterangan ahli.

“Tentu akan dilihat ya apakah kondisinya mengalami kejiwaan atau tidak,” tandasnya.

Seperti diberitakan RRI, Polda Jateng telah dan sedang  melakukan penilaian dari berbagai aspek mulai dari yuridis, aspek historis, filosofis, sosiologis hingga psikologis.

Kapolda Jateng: Fenomena Keraton Fiktif Purworejo Bukan Budaya Tapi Kriminalitas Murni.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00