• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Banyak Pasien Rumah Sakit Alami Malnutrisi

19 January
10:37 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Di Rumah Sakit jumlah pasien yang dirawat yang mengalami malnutrisi cukup tinggi, yaitu sekitar 30 sampai 50 persen dan itu hampir terjadi di semua rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KSM Gizi Klinis RSUP dr. Kariadi Semarang, Dr. Khairuddin (Sp.GK) kepada wartawan di sela kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional yang berlangsung di area Car Free Day kawasan Simpanglima Semarang, Minggu (19/01/20).

Dijelaskan bahwa saat ini banyak pasien di rumah sakit yang mengalami kekurangan gizi akibat dari penyakit yang dideritanya.

"Kita sering melihat beberapa pasien yang sakit seperti gagal ginjal, sakit jantung, sakit TBC, dan HIV itu sebagian besar orangnya kurus kering, padahal mereka kebanyakan dari golongan yang ekonominya cukup. Jadi sekarang ini kurang gizi tidak hanya karena faktor kurang makan, tapi juga akibat dari penyakit yang dideritanya," tuturnya.

Menurutnya, jika pasien mengalami malnutrisi seperti itu akibatnya akan memperlambat proses penyembuhannya. Dia mencontohkan pasien yang dirawat karena stroke yang tidak bisa bangun itu lama-lama di bagian belakang punggungnya akan jadi luka.

Itu jika gizinya baik kemungkinan terjadinya lebih kecil dibandingkan dengan pasien yang kekurangan gizi,” imbuhnya.

Dijelaskan pula bahwa RSUP dr. Kariadi sebagai Rumah Sakit rujukan di Jawa Tengah, menerima kiriman pasien dari banyak rumah sakit dan itu salah satu yang menjadi koncern untuk mengelola pasien yang malnutrisi akibat penyakitnya, karena kalau gizinya tidak dikelola dengan baik akan bisa meningkatkan komplikasi, memperpanjang waktu rawat inap dan akan meningkatkan biaya perawatan.

"Terkait dengan tema Hari Gizi Nasional tahun ini yaitu Optimal Untuk Generasi Milenial, itu lebih ke arah perubahan gaya hidup dan perubahan pola makan. Kalau tahun kemarin kan temanya stunting yang berhubungan dengan kekurangan gizi. Tapi untuk yang sekarang ini lebih berhubungan dengan kelebihan gizi," ungkapnya.

Menurutnya, di Indonesia saat ini terjadi 2 jenis persoalan gizi, yaitu kekurangn gizi yang belum tertangani dengan baik dan yang kelebihan gisi juga sudah mulai meningkat banyak.  

Kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional yang diselenggarakan RSUP dr Kariadi dengan tema "Gizi Optimal Untuk Generasi Milenial" tersebut diisi dengan senam bersama, talk show, serta cek kesehatan dan konsultasi kesehatan gratis.

"Kami sudah menyediakan tenda-tenda atau boot di mana di situ ada KSM gizi, kemudian ada instalasi gizi yang bisa dipakai oleh para mitra untuk berkonsultasi tentang gizi," tutur Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr. Kariadi Dr. Agoes Oerip Poerwoko, SP. OG(k) MARS.

Menurutnya, intinya RSUP dr Kariadi selalu ikut berperan dalam setiap event nasional termasuk menyiapkan generasi milenial di Indonesia. 

"Karena sekarang masalah gizi jadi masalah nasional terutama tentang stanting. Namun untuk kali ini kita konsen ke generasi milenial karena bagaimanapun generasi milenial itu memerlukan asupan gizi yang optimal," pungkasnya. (don).

                               

                               

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00