• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Kasus Keraton Agung Sejagat, Kapolda Jateng : Kami Temukan Bukti Baru.

17 January
12:01 2020
0 Votes (0)

KBRN, Semarang: Keraton Agung Sejagad juga memiliki cabang di Klaten, Jawa Tengah. Keraton cabang yang berada di desa Brajan Kec. Prambanan Kab. Klaten ini bahkan telah memiliki 28 pengikut.

Keraton yang dikoordinatori oleh seorang yang bertindak sebagai ‘mahamentri' Kraton Agung Sejagad ini dilengkapi dengan prasasti, tempat pertemuan anggota hingga papan nama bertuliskan sendang panguripane jagad.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat dikonfirmasi wartawan usai gowes menyebut penemuan cabang Keraton Agung Sejagad menjadi hasil pendalaman Polda Jateng, salah satunya di Klaten.

“Ada beberapa cabang diantaranya Klaten, Solo raya hingga Wonogiri juga ada. Ini memang pengikutnya sudah banyak. Maka dari itu dibutuhkan penjelasan dari Polda agar masyarakat tidak mudah di iming-imingi,” kata Kapolda di Rumah Dinas (17/1/2019)

Menurut Kapolda tujuan ahkir pendirian keraton ini untuk mengumpulkan sejumlah dana dari masyarakat.

“Dengan memberikan harapan kehidupannya jadi lebih baik. Bahkan beberapa anggota yang diangkat jadi ‘pejabat-pejabat di kerajaan itu diiming imingi gaji besar dan dolar,” ujarnya.

Hasil pengumpulan dana dari masyarakat ini kini masih terus dihitung penyidik.

“Kita masih hitung terus jumlahnya karena ada yang disimpan cash ada juga yang dibank. Ada juga yang di daerah-daerah seperti Solo dan Wonogiri itu,” tuturnya.

Adapun, kemungkinan adanya tersangka baru masih terus didalami polisi.

“Sementara tersangka masih dua, kita masih melihat apakah koordinator seperti maha patih didaerah-daerah ini masuk sebagai tersangka atau korban,” tandasnya.

Dijadwalkan kedua tersangka Toto Santoso  (42) sebagai raja dan  permaisuri Fanni Aminadia (41) akan dipriksa kejiwaanya pada Senin, 20 Januari mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00