• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Jembatan Desa Putus, Warga Harus Memutar jalan lain 5 Kilometer

16 January
16:07 2020
0 Votes (0)

KBRN, Kendal : Kondisi Jembatan penghubung yang berada di Desa Nawangsari pada akhirnya terputus lantaran kondisi pondasi yang mulai tidak kuat menahan arus kali Bulanan.

Sebelumnya pada senin kemarin hanya sebatas pondasi tiang penyangga yang mengalami pergeseran, lantaran derasnya hujan pada senin dini hari.

Pasca terjadinya pergeseran dibagian pondasi tersebut, jembatan penghubung tersebut langsung ditutup oleh warga sekitar agar tidak membahayakan bagi pengendara maupun pejalan kaki yang kerap melintas menggunakan jembatan tersebut.

Jembatan yang sebelumnya hanya mengalami longsor, saat ini situasinya ambrol dan beberapa material jembatan mulai hanyut sebagian terbawa derasnya arus sungai. Saat ini warga sekitar harus memutar menggunakan jalur lain, setidaknya mencapai 5 Kilometer dan hal itu membutuhkan waktu lebih lama bagi warga sekitar untuk menuju Weleri.

Sementara salah satu warga yang kerap menggunakan jembatan tersebut Siti Rodiyah mengatakan, robohnya jembatan diakibatkan karena hujan deras yang terus terjadi beberapa hari terakhir sejak Senin.

“Awalnya karena hujan deras terus di sini, sehingga aliran sungainya mulai deras dan itu yang menyebabkan pondasi mulai tergerus,” terang Siti Rodiyah.

Adapun Kepala Desa Nawangsari Ali Ridho menyebutkan, jika jembatan tersebut sebenarnya telah berusia 30 tahun lebih dan jelas kondisinya tidak mampu menahan derasnya arus sungai akibat hujan lebat, Kamis (16/1/2020)

Setidaknya harapan besar dari warga adalah adanya perbaikan Jembatan, hal ini karena adanya jembatan tersebut membantu aktivitas warga terutama jika ingin menuju ke Weleri maupun sebaliknya.

  • Tentang Penulis

    Adetya krisna Prastyo

    Kontributor RRI Semarang "Loyalitas dan Integritas"

  • Tentang Editor

    Tika Vilystya Budiman

    Srikandi Reporter RRI Semarang

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00