• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SEPUTAR KAMPUS

Arcandra Tahar : Perlunya SDM Unggul Untuk Siapkan Pemenuhan Energi Masa Depan Indonesia

28 November
14:01 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan maju untuk menjawab tantangan pemenuhan energi di masa depan. Keberadaan SDM  juga harus dilihat sebagai aset (human capital) dibandingkan sekadar sumber daya (human resource).

" Peningkatan value SDM Indonesia akan menjadi salah satu kunci utama bagi Indonesia untuk terlibat dalam Perubahan dunia," ujar Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kabinet Kerja 2014-2019, Arcandra Tahar ketika mengisi kuliah umum di Sekolah Pasca Sarjana Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro, Kamis (28/11/2019).

Menurutnya, Indonesia saat ini memerlukan human capital yang kompeten dan terpercaya. Kompeten berarti mampu menunjukkan karakter, kemampuan serta peningkatan efisiensi dan performa kerja. Adapun terpercaya berarti setia terhadap misi, visi, nilai serta memiliki integritas.

Manusia yang mampu bersaing dan menghadapi tantangan, termasuk di bidang energi, harus memiliki lima ciri seorang pemimpin. Ciri-ciri tersebut adalah energi positif, kemampuan untuk menularkan energi positif kepada orang lain, kemampuan mengambil keputusan sulit, kemampuan eksekusi, serta memiliki passion.

Dia mencontohkan berbagai  inovator dan konglomerat di dunia hampir seluruhnya memiliki ciri-ciri tersebut. Seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, Steve Jobs, termasuk di Indonesia seperti Nadiem Makarim dengan Gojek nya. Para inovator itu tak segan memulai usahanya dari ruang kecil dan  tempat sederhana. “Beberapa perusahaan start up dunia bahkan memulai usahanya dari garasi,” kata Arcandra.

Arcandra optimis dengan talenta-talenta yang dimiliki saat ini, Indonesia akan mampu bersaing dalam kompetisi global. Syaratnya, sumber daya manusia ini harus mampu secara konsisten untuk terus meningkatkan value-nya dan tidak berkompromi terhadap value yang dimilikinya tersebut. Semakin tinggi value seseorang, tentu standar keilmuan, manajerial dan kemampuan eksekusinya akan semakin tinggi.

 

"SDM yang berani untuk memperjuangkan value itulah yang akan membawa perubahan dan kemajuan bangsa ini. Dan saya yakin, Indonesia punya banyak potensi untuk mewujudkan dengan modal 260 juta penduduk dan sumber daya alam yang sungguh kaya raya ini. Insya Allah," jelasnya.

Arcandra lantas mencontohkan salah satu program penguatan SDM di kementerian ESDM, lewat magang kerja di instansi badan usaha baik negeri, swasta nasional dan asing yang menjadi mitra kementrian. Program ini dilakukan terhadap pegawai ESDM  new hire, eselon III dan IV sejak tahun 2018 dan 2019.

Melalui program ini, setiap pegawai di kementerian ESDM di dorong untuk mampu meningkatkan kemampuan mengatur atau membuat regulasi dari sisi praktis dan mendapatkan misi untuk mengetahui dengan baik bagaimana bisnis proses di lapangan. Satu hal yang paling lama dipelajari dalam sistem manajemen modern saat ini adalah "empati", sementara empati ini sangat penting untuk dimiliki setiap pejabat pemerintah.

"Dengan datang langsung ke tempat badan usaha dan melihat bisnis prosesnya diharapkan akan lahir empati yang bisa membawa perubahan kebijakan dan birokrasi kearah yang lebih baik. Jika sudah berempati, tentunya jangan ada lagi yang mempersulit ijin-ijin, karena pejabat itu tahu dampaknya jika ijin tidak keluar bagi pelaku usaha," ujar pemilik lima paten terkait platform offshore ini.

Segala yang berurusan dengan administrasi di Kementerian harus dibantu dengan tujuan ‘to maximize in the development of natural resources for the greatest benefit of our people’. "Setiap pegawai dan pejabat pemerintah itu harus menempatkan dirinya sebagai the guardian of public interest," tegasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00