• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Penerapan Jalur Khusus BRT Trans Semarang Masih Tahap Kajian

16 October
16:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, terkait rencana pembangunan Dedicated Line atau jalur khusus Bus Rapid Transit (BRT) saat ini dalam tahap Pra Studi Kelayakan.

“Pra Studi Kelayakan sudah dilakukan sejak awal tahun 2019, dan saat ini akan dilakukan paparan terkait dengan kajian tersebut dari PT Sarana Multi Infrastruktur (MSI) dan GIZ Sutri NAMA – Indobus yang bekerjasama mengerjakan studi itu,” katanya, Rabu (16/10/2019).

Lebih lanjut, Ade mengungkapkan, setelah Pra Studi Kelayakan selesai, tahapan selanjutnya akan dilakukan Studi Kelayakan, untuk mengetahui lebih detail terkait dengan rencana pembangunan jalur khusus BRT tersebut.

“Penyiapan proyek jalur khusus BRT ini melalui pemanfaatan dana dari Green Climate Fund (GCF) sebesar 1 juta dollar AS. Target kajian secara keseluruhan selesai pada Juni 2020 mendatang, untuk kemudian dilakukan paparan kembali terkait dengan tekhnis pengerjaan dan sumber pendanaan,” ungkapnya.

Dalam Pra Studi Kelayakan tersebut, lanjut Ade, muncul beberapa jalur yang dapat diterapkan untuk jalur khusus BRT, antara lain, jalur Krapyak hingga Fatmawati.

“Harapan kami dalam kajian penuh nantinya dapat muncul jalur yang dapat dimanfaatkan untuk penerapan jalur khusus BRT tersebut. Dari Terminal Mangkang hingga Terminal Penggaron. Termasuk dari Tugu Muda hingga Kota Lama,” ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00