• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Kembangkan SNI Plastik Aman Lingkungan, BSN dan Kemenperin Terus Bersinergi

11 October
18:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kebutuhan plastik baik di dunia maupun nasional terus mengalami peningkatan setiap tahunnya , bahkan manfaat plastik telah menyentuh semua aspek kehidupan manusia mulai dari peralatan rumah tangga, mainan anak, kemasan pangan/minuman, komponen elektronik, komponen otomotif, hingga komponen pesawat terbang.

Sifat plastik yang sulit terurai dilingkungan meninggalkan permasalahan tersendiri bagi kehidupan ekosistem. Permasalahan tersebut hanya akan timbul jika tidak adanya kesesuaian dalam hal pengelolaan dan daur ulang plastik bekas pakai.

Kasubdit Industri Plastik dan Karet Hilir, Kementerian Perindustrian, Rizky Aditya Wijaya mengatakan, Implementasi Industri 4.0 ini memungkinkan perusahaan untuk memperpanjang siklus pakai suatu aset dan sumber daya, meningkatkan utilisasi, menciptakan pemulihan material dan energi untuk penggunaan lebih lanjut, serta menurunkan emisi dan penggunaan sumber daya dalam proses.

"Saat ini peningkatan kesadaran para pemangku kepentingan telah dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dengan kegiatan Penyusunan Good Manufacturing Practices (GMP) terkait dengan penggunaan bahan daur ulang bagi industri kemasan, peran serta dalam program/kegiatan percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum, hingga kegiatan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengelolaan Sampah Plastik di Laut" ungkap Riszky Aditya Wijaya dalam Workshop Industri Plastik di Hotel Patra Jasa, Jumat (11/10/2019).

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Standar Badan Standarisasi Nasional (BSN) Nasrudin Irawan mengatakan BSN berperan aktif dalam mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait Plastik.

"Diantaranya SNI 19-4377-1996 Plastik polietilena untuk mengemas; SNI 7323:2008 Plastik – Wadah makanan dan minuman – Polystyrene foam; SNI 7322:2008 Produk melamin – Perlengkapan makan dan minum; SNI 8424:2017, Resin polietilena tereftalat (PET) daur ulang" ungkapnya

Perhatian masyarakat yg semakin tinggi terhadap lingkungan menjadikan tantangan tersendiri dalam merumuskan SNI plastik dan produknya yg lebih ramah lingkungan, serta memenuhi konsep 5 R dan Circular Economy.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00