• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Blok Jalan, Warga Nolokerto Tuntut Pengembalian Lahan Desa

10 October
16:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kendal : Warga Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kendal Kamis (10/10/2019), melakukan aksi demo terkait adanya lahan yang semula merupakan lahan fasilitas umum warga dan terdampak Tol Semarang-Batang namun tidak mendapat ganti lahan baru.

Warga menuntut agar lahan tersebut dapat segera dikembalikan kepada Desa, aksi demo terjadi lantaran adanya salah satu pihak yang mengaku jika lapangan yang sebelumnya merupakan fasilitas umum tersebut diakui salah satu pihak.

Salah satu warga Musaidin menjelaskan, warga meresa kecewa lantaran adanya pihak lain yang mengklaim lapangan fasilitas umum tersebut dan berdampak pada proses pergantian lahan karena adanya gugatan.

“Kami warga hanya meminta dikembalikan tanah Desa Nolokerto yang diklaim oleh sindikat yang ingin mengincar hasil ganti rugi” terang Musaidin.

Untuk saat ini sengketa lahan tersebut telah diproses oleh Pengadilan Negeri Kendal, sementara pada aksi Demo tersebut Bupati Kendal Mirna Annisa turut menemui warga dan meminta untuk tidak anarkis dalam aksi Demo.

Mirna Annisa mengatakan bahwa telah melakukan pengecekan dan sesuai peraturan perundangan, didapati jika tanah tersebut milik negara yang diperuntukan untuk desa. Namun ketika akan diurus oleh pihak desa terdapat gugatan jika tanah milik pihak lain.

“Tanah tersebut ternyata ada pihak lain yang mengklaim dan pengadilan pun telah memasukkan mau tidak mau harus diproses. Saya pikir tidak ada aturan yang kita lawan dan disepakati tanah tersebut tanah negara” Jelas Mirna Annisa.

Permasalahan sengketa lahan tersbut muncul sejal tahun 2018, saat adanya salah satu orang bernama Raden Mas Koesen yang menggugat tanah tersebut merupakan milik Keraton.

  • Tentang Penulis

    Adetya krisna Prastyo

    Kontributor RRI Semarang "Loyalitas dan Integritas"

  • Tentang Editor

    Lucky Setiawan

    Menulislah jika ingin diingat,...

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00