• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kalangan Milenial Jadi Sasaran Program KKBPK

22 September
09:07 2019
2 Votes (5)

KBRN,Semarang : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan pembenahan. Salah satunya dengan serius menggarap kaum milenial dalam mengenalkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga-KKBPK.

Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal  kepada wartawan di Kantor BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (21/9/19) menjelaskan seiring bergulirnya era digital, cara berkomunikasi pada publik juga mengalami pergeseran, tidak terkecuali dalam penyampaian sosialisasi, komunikasi, informasi, dan edukasi program KKBPK pada masyarakat termasuk kaum milenial.

"Pendekatan kepada kaum milenial tentu berbeda, tidak bisa menggunakan pola lama tetapi harus mengikuti mereka seperti perangkat kerja yang mendukung, IT, dan jejaring kerja yang luas," katanya.

Penyampaian program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), lanjut Nofrijal, sudah mulai bergeser menggunakan smartphone, melalui media sosial, serta content yang menarik.

Jalur media sosial, lanjut Nofrijal, dimaksudkan untuk memberikan gambaran pada masyarakat tentang perencanaan keluarga dan tetap adanya kegiatan konseling baik itu online atau offline oleh para penyuluh KB dan bidan terlatih yang ada di lapangan.

Untuk lebih mendekatkan diri kepada kaum milenial, Nofrijal mengaku saat ini BKKBN juga tengah berbenah diri untuk melakukan rebranding dalam setiap lini seperti saat ini tengah dilakukan kajian terkait logo, seragam, mars BKKBN, hingga terkait teknologi, serta strategi untuk lebih semakin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Pada formulasi rebranding yang saat ini sedang digodok memuat konsep komunikasi pada khalayak dengan mengedepankan penyampaian pesan yang mudah dipahami dan mampu menggerakkan masyarakat.

"Kaum milenial tersebut, tidak hanya Genre, tetapi remaja yang tergabung karang taruna, sejumlah komunitas, serta Pusat Informasi dan Konseling (PIK) di sekolah maupun kampus," demikian Nofrijal.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Perwakilan BKKN Jawa Tengah Wagino menambahkan, bahwa pihaknya saat ini menggiatkan sosialisasi program KB di daerah perbatasan yang dinilai kepesertaan KB nya maupun faslitas kesehatannya masih rendah.

“ Jadi saat ini kita juga sedang garap sosialisai KB di perbatasaan yang diawali di perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur antara Kabupaten Sragen dan Kabupaten Ngawi ,  nah ternyata ini mendapat respons yang baik dari masyarakat kedua wilayah,” tandas Wagiono.

Bahkan awal bulan depan BKKBN perwakilan Jawa tengah, disebutkannya akan kembali lakukan sosialisasi di daerah perbatasan.

" Kali ini Jawa barat dan  Jawa tengah  antara Kabupaten Brebes  dengan Kabupaten Cirebon," ungkap Wagino.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00