• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SEPUTAR KAMPUS

Unissula Bangun Asrama Pesantren Mahasiswa

18 September
00:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), melaksanakan pemancangan tiang pancang gedung asrama pesantren mahasiswa UNISSULA di kampus setempat, Jl. Kaligawe Semarang, Selasa (17/9/2019).

Pemancangan pertama tersebut dihadiri Ketua Pembina YBWSA H. Ali Mufiz, Ketua Pengawas YBWSA KH. Ahmad Daridji, Ketua Umum Pengurus YBWSA H. Hasan Toha Putra dan Plh Tektor UNISSULA Drs. H. Bedjo Santoso, MT., Ph.D.

"Pembangunan gedung asrama pesantren mahasiswa merupakan komitmen UNISSULA sebagai Universitas Islam dalam membangun generasi Khairah Ummah yang mencetak manusia yang beradab kepada Allah, kepada Rasulullah, kepada Ulama pewaris Nabi dan kepada umat manusia," ucap Ketua Umum Pengurus YBWSA H. Hasan Toha Putra, dalam sambutannya.

Ketua Pembangunan, Pemeliharaan dan Pengelolaan Aset YBWSA, Dr. H. Sumirin, MS dalam laporannya menyebutkan, asrama pesantren tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.590 meter persegi yang mampu menampung 312 mahasiswa. Sehingga total 2 blok grdung asrama yang akan dibangun tersebut dapat menampung 624 mahasiawa.

"Gedung empat lantai yang direncanakan dibangun langsung 2 blok tersebut merupakan bagian dari komplek asrama pesantren mahasiswa UNISSULA yang saat ini memiliki 3 gedung yaitu satu asrama putra dan 2 asrama putri," ungkap Sumirin.

Lebih lanjut dijelaskan, gedung asrama pesantren tersebut juga akan dilengkapi fasilitas olahraga, minimarket, fotocopy dan jeperluan lainnya.

Disamping itu dilaporkan pula bahwa pembangunan gedung asrama ini mengusung konsep kawasan Kampus Hijau Islami sebagai bagian dari Rahmatan Lil'alamin sebagaimana peogram OGES (Islammic, Green, Eco, Smart) yang telah dicanangkan Rektor UNISSULA.

Sementara itu, Plh Rektor UNISSULA Drs. H. Bedjo Santoso, MT., Ph.D dalam sambutannya menjelaskan, keberadaan pesantren mahasiswa bagi UNISSULA memiliki arti yang penting sebagai pusat pengkaderan generasi Khaira Ummah.

"Kami berharap dengan dibangunnya asrama pesantren UNISSULA, nantinya bisa menjadi sarana dalam mencetak generasi Khairah Ummah yang mampu menyandang predikat ulama dan cendekiawan sebagai calon pemimpin umat," ungkapnya.

Disebutkan pula, pesantren mahasiswa UNISSULA merupakan wahana pendidikan komprehensif, agar terjadi proses integrasi antara nilai-nilai yang ada di perkuliahan dengan keseharian kebidupan antara pembentukan untelektualitas dalam bidang keilmuan dengan penguatan keimanan ketaqwaan dan akhlakul karimah secara kontinyu selama 24 jam.

"Program pendidikan pesantren meliputi pendidikan dasar keislaman, kemampuan bahasa asing, penguatan ketrampilan ICT  penanaman pandangan hidup Islamic Worldview dan penguatan Budaya Akademik Islami yang telah lebih dahulu dikembangkan di UNISSULA baik dari sisi penguatan ruhiyah, ibadah dan akhlak  ahpun penguatan keilmuan," ungkap Bedjo.

Sementara Ketua Umum Pengurus YBWSA H. Hasan Toha Putra dalam sambutannya menuturkan, bahwa pesantren mahasiswa menjadi pusat penge bangan kepribadian mahasiswa yang mampu memahami dan menyongsong tantangan dan peoblematika umat.

"Oleh karenanya, pesantren harus  mempersiapkan kader pemimpin umat yang memahami dan menghayati serta mampu menggerakkan umat untuk mengatasi permasalahan tersebut," jelasnya.

"Pelatihan-pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan dan keorganisasian mengikuti sunah menjadi bagian kurikulum wajib pendidikan pesantren," pungkasnya. (Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00