• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Promosikan Kota Lama Semarang Melalui Cooking Class

16 September
20:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Mempromosikan Destinasi Kota Lama Semarang melalui kegiatan kuliner dilakukan Kementerian Pariwisata dengan menggandeng Pemerintah Kota Semarang dan maskapai penerbangan nasional NAM Air.

Seperti diketahui, Kota Semarang terkenal dengan aneka kuliner yang dirasa cocok dilidah. Banyak masakan menggugah selera dapat dinikmati di Semarang. 

Untuk itu, Kementerian Pariwisata mempromosikan makanan khas Jawa yakni 'Garang Asem' kepada masyarakat melalui cooking class.

"Kita belajar masak masakan khas Jawa, Garang Asem Semarangan. Masaknya di Javara Culture Kota Lama Semarang, jadi kita promosikan kuliner sekaligus kota lamanya," kata Tenaga Ahli Kemenpar RI, Ravita Datau, Senin (16/09/2019)

Bersama para pramugari cantik Nam Air yang diberi sebutan NamSquad, Ravita Datau yang juga berpartner dengan Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama Hevearita Gunaryati Rahayu harus beradu kemampuan memasak masakan khas Jawa Garang Asem Semarang. 

Tak disangka, garang asem buatan Ravita dan Hevearita menjadi pemenang cooking class mengalahkan Direktur Nam Air Asa Perkasa dan para pramugari Nam Air (NamSquad). 

Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BP2KL) Semarang Hevearita mengapreasi kegiatan cooking class yang digagas Kemenpar untuk menjadi agenda rutin dalam menarik institusi atau stakeholder masuk ke Kota lama Semarang. 

"Ini bisa jadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan. Lewat cooking class stakeholder punya alasan untuk hadir ke Kota lama. Mereka juga bisa menikmati suasana heritage kota lama Semarang," terang Ita sapaan akrab Hevearita. 

Promosi Kota Lama, menurut Ita bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa melalui medsos, pemberitaan, serta informasi atau pengalaman wisatawan yang pernah berkunjung  ke destinasi Kota Semarang. 

"Maskapai Nam Air ini contohnya, para pramugari NamSquad juga mempromosikan kota yang ia kunjungi di medsos. Mereka menjadi vloger dan bloger. Ini upaya yang bagus untuk mendongkrak jumlah wisatawan," kata Ita.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00