• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Hati-hati Dengan Modus Penipuan Mengatasnamakan Pertamina

11 September
15:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Sehubungan dengan maraknya aduan dugaan penipuan yang ditujukan kepada PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, untuk itu dihimbau kepada masyarakat dan konsumen setia Pertamina agar selalu berhati-hati jika ada oknum yang mengatasnamakan Pertamina dan menjanjikan hadiah, barang, jasa atau lainnya.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, mengatakan dugaan penipuan yang diadukan beraneka ragam mulai dari rekrutmen pekerja, undian berhadiah bahkan lelang kendaraan.

“Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan laporan dari korban dengan inisial H yang mengaku dikontak oleh oknum bernama Nurul mengatasnamakan pegawai Pertamina. Nurul menjanjikan kepada korban menerima hasil lelang mobil senilai Rp 90 juta yang telah ditransfer sebelumnya ke rekening pelaku dan hingga saat ini mobil tersebut belum didapatkan. Padahal selama ini Pertamina sama sekali tidak pernah menyelenggarakan lelang kendaraan," ujar Andar.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina selalu mentaati aturan dan Undang-undang yang berlaku. Untuk penyelenggaraan rekrutmen pekerja, undian berhadian seperti program “Berkah Energi Pertamina” atau kegiatan lainnya, Pertamina selalu menggunakan media atau platform resmi dan tidak membebani masyarakat atau konsumen.

“Untuk Berkah Energi Pertamina misalnya, jika masyarakat atau konsumen mendapatkan SMS atau pemberitahuan pemenang mengatasnamakan pertamina tetapi domain website berupa Blogspot maka dipastikan itu tidak benar. Domain yang benar hanya https://berkahenergi.mypertamina.id," tambah Andar.

Bila masyarakat atau konsumen setia Pertamina memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak pertamina di nomor telepon 135 atau melalui website www.pertamina.com. (Dars/Don). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00