• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Angka Kematian Ibu Dan Bayi Di Brebes Tinggi

10 September
17:38 2019
1 Votes (5)

KBRN, Brebes : Kepala  BKKBN Jawa Tengah melalui Kabid KBKR Ir Nanik Budi Hastuti MP menandaskan, angka kematian  ibu  (AKI) saat melahirkan dan angka kematian bayi (AKB) masih menjadi pekerjaan rumah di Brebes.

"Selama tahun 2019,  AKI  melahirkan di Brebes menduduki nomor dua di Jateng dengan 17 kasus. Sedangkan AKB-nya berada di peringkat keempat dengan 97 kasus," kata Nanik  kepada wartawan  seusai  menyampaikan sambutan pada Seminar Penguatan Promosi dan Konseling Kesehatan dan Hak-Hak Produksi dalam rangka Hari Kontrasepsi se-Dunia Tahun 2019 di Hotel Anggraeni, Jatibarang, Brebes, Selasa (10/9).

Nanik menambahkan, permasalahan AKI dan AKB perlu mendapatkan perhatian semua pihak dan harus diselesaikan bersama semua komponen yang  terkait dengan kesehatan ibu dan bayi, mulai dari perencanaan kehamilan hingga saat kelahiran. Selain itu,  BKKBN juga terus berupaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang penggunaan alat kontrasepsi salah satunya melalui pertemuan dengan para kader KB. Adapun efek samping penggunaan kontrasepsi merupakan isu yang sering dibahas di masyarakat. 

"Isu tersebut semakin diperkeruh dengan beredarnya rumor menyesatkan mengenai alat kontrasepsi yang beredar di masyarakat. Pertemuan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Kontrasespsi se-Dunia yang diperingati setiap tanggal 26 September," tandasnya.

Sementara, Bupati  Hj Idza Priyanti SE MH   menegaskan,  masih tingginya angka kematian ibu (AKI) pada saat hamil dan melahirkan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Brebes. 

"Salah satu cara untuk menurunkan resiko kematian ibu dan bayi adalah dengan perencanaan keluarga melalui penggunaan alat kontrasepsi," kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hj Idza Priyanti SE MH menyerahkan 12 unit kendaraan sepeda motor untuk penyeluh keluarga berencana- plkb.
Sementara itu, narasumber yang hadir dalam seminar yang diikuti 110 peserta ini, diantaranya Pakar Kesehatan Reproduksi (Kespro)  dr Epsilon Dewanto  MM dan dr Sigit Laksmana MSi Med SpOG.(Pradit/Ah)

  • Tentang Penulis

    Pradityo Utomo

    Semangat dan terus berusaha

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00