• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Korupsi Marak, DJPb Jateng Siapkan Ahli Keuangan Negara Kompeten & Profesional

21 August
19:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Fenomena maraknya tindak pidana korupsi membuat Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Jateng ambil bagian dalam menyiapkan ahli keuangan negara.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Hukum Keuangan Negara dengan tema Menjadi Ahli Hukum Keuangan Negara yang Kompeten dan Profesional, di Aula Gedung Keuangan Negara Semarang, Rabu (21/8/2019).

"Saat terjadi tindak pidana korupsi. Siapa sih yang menjadi Ahli bidang Keuangan Negara? Kementrian Keuangan kan?  Maka kita hadirkan ahlinya untuk memeberikan pemahaman. Karena para aparat penegak hukum dalam menentukan apakah kerugian negara atau tidak dibutuhkan ahli keuangan negara," terang Kepala Kanwil DJPb Jateng,  Sulaimansyah. 

Menurutnya SDM DJPb Jateng kerap diminta untuk menjadi saksi ahli diberbagai kasus tindak pidana korupsi.

"Sering diminta penjelasannya.  Bagaimana menurut hukum keuangan negara terhadap kasus ini. Kita sering dimintai keterangan dimana sih kerugian negaranya, bukan menghitung ya.  Kalau yang menghitung para akuntan yaitu BPK dan BPKP," tandasnya.

Ia berharap selain menjadi ahli keuangan negara yang profesional dan kompeten, jajarannya diminta mengelola uang negara dengan menjunjung prinsip kehatihatian. 

Ahli Hukum Keuangan Negara,  Drs. Siswo Sujanto, DEA berpesan untuk menjadi kompeten dan profesonal, selain knowladge dan skill yang bersifat khusus, aparat penegak hukum juga perlu memperdalam yang bersifat teori dan teknis terutama terkait dengan tidak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.

"Banyak di luar sana ahli bersaksi bukan saksi ahli.  Jadi untuk menjadi saksi ahli perlu kompeten dan profesional," ungkapnya.

Sementara itu, DJPb memiliki  Forum Komunikasi Keuangan Negara (FKKN) yang tersebar di setiap kantor KPPN di Jateng. Forum tersebut berisi orang-orang yang didedikasikan untuk memberikan pemahaman pada aparat penegak hukum jika terdapat kasus. (Tik/Ahy)

  • Tentang Penulis

    Tika Vilystya Budiman

    Srikandi Reporter RRI Semarang

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00