• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Peringati Pekan ASI Sedunia, RSUP Dr. Kariadi Kerahkan Para Pakarnya di Arena Car Free Day

18 August
09:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Dalam rangka memperingati Pekan Air Susu Ibu (ASI) sedunia 2019, RSUP Dr. Kariadi menggelar kegiatan Senam Bersama, Konsultasi Kesehatan Gratis dan Talk Show dengan mengerahkan para pakarnya di Arena Car Free Day, Jl. Pahlawan Semarang, Minggu (18/8/19).

Para dokter Spesialis dan Konselor yang diterjunkan di acara Sehat Bersama RSUP Dr. Kariadi dengan tema “Ayah Dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui” tersebut, meliputi Dr. Putri Sekarwati, Sp.OG, DR. Dr. Bambang Satoto, Sp. Rad, M.Kes., Dr. Kristina Hari Nawangsih Spesialis Radiologi, Konsultan Onkologi Radiasi, DR. Dr. Metalia Setyawati Spesialis Anak. Konsultan, dan Sri Hidayati, S.Kep,Ners,M.Kes (Konselor Menyusui).

"Kita dalam rangka pekan ASI tahun 2019 ini untuk mendukung ibu menyusui, karena ASI sangat penting untuk pertumbuhan generasi penerus," ujar ahli kebidanan dan penyakit kandungan, Dr. Putri Sekarwiati Sp.OG, kepada wartawan di arena Car Free Day Simpanglima Semarang, Minggu (18/8)

Dr. Putri menambahkan, bahwa ASI isinya sangat sempurna, dan kandungannya sangat berbeda dengan susu formula apapun. Untuk itu menurutnya, penting kiranya para ibu menyusui untuk merawat payudaranya, terutama pasca melahirkan.

"Pentingnya ASI pasca melahirkan adalah untuk mengurangi pendarahan bagi ibu yang baru melahirkan. Jadi mengurangi kematian terhadap ibu yang baru melahirkan," tuturnya.

“Jadi begitu bayi lahir diletakkan di atas perut ibu, itu bisa merangsang hormon. Hormon itu bekerja di payudara untuk mendorong ASI. Kemudian Hormon oksitosin itu akan membantu kerja dari rahim untuk menguragi pendarahan. Jadi itu pentingnya bagi ibu menyusui, sehingga jika bayi tidak diberi ASI, ini akan merugikan bagi kesehatan bayi maupun ibunya,” pungkas Dr. Putri Sekarwati, Sp.OG.

Ditempat yang sama, Konselor Menyusi RSUP Dr. Kariadi, Sri Hidayati, S.Kep,Ners,M.Kes, menuturkan agar bangsa Indonesia sukses, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyiapkan generasi yang unggul dengan cara menyusui bayi dengan ASI. 

“Yang perlu diingat dan dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia, yaitu Inisiasi Menyusi Dini atau IMD, Kemudian berikan ASI Ekskluif mulai 0 hingga 6 bulan. Hanya ASI saja. Kemudian berikan makanan pendamping ASI atau yang disebut Mpasi setelah 6 bulan,” ungkapnya.

Hal senada dikemukakan pula oleh DR. Dr. Bambang satoto , Sp. Rad, M.Kes. Dia mengemukakan bahwa untuk mendapatkan hasil yang optimal, anatomi atau fungsi dari Mame atau payu dara itu harus masksimal, diantaranya dengan cara skrining.  

"Kami dari Tim Radiologi RSUP Dr. Kariadi. Untuk mendapatkan hasil yang optimal , anatomi atau fungsi dari Mame atau payu dara itu harus masksimal. Untuk itu kami dari Tim Radiologi RSUP Dr. Kariadi ini mengharapkan untuk melakukan skrining bagi ibu-ibu yang masih produktif. Diantaranya yang umum dengan cara USG untuk ibu-ibu yang masih produktif. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi Mame itu perlu dilakukan secara rutin,” jelasnya.

Sementara, Dr. Kristina Hari Nawangsih SpesialisRadiologi, Konsultan Onkologi Radiasi, juga menegaskan, dengan ibu menyusui, selain sehat bayinya ibunya juga akan terhindar dari kanker payudara, karena ibu yang tidak memnyusui akan berisiko kanker payudara. 

“Dari satu tujuan yaitu menyusui anak dengan ASI, selain ibu dan anaknya sehat, bapaknyaotomatis juga akan sehat. Karena kalo ibu sehat ayahnya juga akan sehat kantongnya,” tuturnya.

DR. Dr. Metalia Setyawati Spesialis Anak. Konsultan, dalam kesempatan tersebut juga mengemukakan bahwasanya jika bayi mendapatkan ASI ekslusif, bayi tersebut pertumbuhannya akan sangat bagus. 

“ASI hingga saat ini tidak dapat ditiru oleh susu Formula dalam bentuk apaun. Jadi ASI is the best,” tegasnya.

Dijelaskan pula, bahwa dalam rangka menunjang pelayanan yang diberikan kepada para pasien, khususnya para ibu, saat ini RSUP Dr. Kariadi telah membuka Klinik Laktasi. 

“Pelayanan Klinik Laktasi ini bertujuan untuk menyiapkan generasi yang cerdas, sekaligus untuk membantu para ibu memilih makanan yang terbaik untuk bayi dan mengatasi masalah kesulitan pemberian Air susu ibu. Pelayanan di Klinik Laktasi ini didukung oleh dokter spesialis dan petugas konselor Laktasi yang handal dan ahli dibidangnya,” pungkasnya. (Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00