• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

570 Tabung LPG 3 Kg Dikonsumsi 4 Rumah Makan Setiap Bulan

16 August
07:13 2019
0 Votes (0)

KBRN ,Semarang : Tim Monitoring Penggunaan LPG 3 Kg kembali menemukan 47 tabung LPG 3 Kg yang dipergunakan oleh empat pelaku usaha makanan di Kota Semarang.

Dari hasil wawancara dengan para pelaku usaha, selama sebulan ke-empat Rumah Makan tersebut memakai 570 Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi untuk operasional rumah makan.

Sidak yang dilakukan tim monitoring LPG 3 KG (Disperindag Kota Semarang, Bagian Perkonomian Pemkot Semarang, Satpol PP, LP2K, Hiswana Migas DPC Semarang dan Pertamina MOR IV), Kamis (16/8/19).

Ngargono selaku Ketua LP2K (Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen) Jawa tengah, memberikan arahan dan himbauan tentang peruntukan LPG 3 Kg, dan mengajak para pelaku usaha untuk melakukan penukaran tabung ke tabung tidak subsidi.

“Pada prinsipnya kami mendukung dan  menyambut baik kegiatan sidak dan pengawasan yg dilakukan oleh tim Gabungan Pemkot Semarang dan Pertamina, karena dengan kegiatan ini semoga penggunann LPG Subsidi 3 Kg betul-betul tepat sasaran penggunaanya, dan pengawasan ini harus tetap dilakukan agar lebih tepat sasaran lagi, karena kalau tidak maka akan mengurangi hak orang maskin, dan kesulitan mencari LPG Subsidi 3 Kg,” ujar Ngargono.

Lokasi usaha yang dikunjungi saat sidak adalah 4 rumah makan di daerah Tlogosari yang bukan termasuk kategori usaha mikro, sehingga seharusnya sudah menggunakan LPG Non Subsidi.

Sales eksekutif LPG I Pertamina MOR IV, R. Dorojatun Sumantri menjelaskan bahwa dalam sidak ini, Pertamina memberikan trade in (tukar tabung) dengan LPG 5,5 Kg secara gratis.

“Kami berikan secara gratis penukaran 2 tabung LPG 3kg, dengan 1 Tabung LPG 5,5 kg, dan saat kegiatan ini, kami sudah memberikan 25 tabung LPG 5,5 Kg dengan menukar 47 tabung LPG 3Kg,” jelasnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication and CSR MOR IV, Andar Titi Lestari menjelaskan, jika dihitung rata-rata penggunaan mereka perbulan mencapai 570 kali isi ulang tabung LPG 3 Kg. 

"Sehingga, kami harapkan penghematan kuota 570 tabung LPG ini dapat menghemat kuota Kota Semarang, dan benar dipergunakannya untuk konsumen yang layak menggunakan barang subsidi yaitu usaha mikro dan masyarakat miskin dan rentan miskin sesuai dengan perundangan yang berlaku,” ujarnya.

Andar menambahkan bahwa Pertamina sebagai Sebagai badan usaha penyalur resmi, memiliki tugas dan wewenang untuk menyalurkan LPG 3 kg melalui agen dan pangkalan yang menjual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Adapun fungsi pengawasan penyaluran LPG 3 kg bersubsidi oleh Pertamina berada di ranah Pemerintah dan masyarakat atau konsumen pengguna LPG 3 kg bersubsidi.

“Jadi tertulis jelas di dalam tabungnya bahwa hanya untuk masyarakat miskin, sehingga kami harapkan kesadaran masyarakat khususnya yang mampu bisa beralih ke LPG yg tidak disubsidi. Apabila masyarakat susah mendapatkan LPG nonsubsidi, hubungi call center kami 135 nanti operator kami akan bantu untuk mengarahkan agen LPG non subsidi yang terdekat dengan lokasi anda,” tutup Andar.(Dars/Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00