• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Psikolog Menilai Menenangkan Anak Dengan Gadget Kurang Tepat

14 August
20:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Orang tua yang memberikan anaknya gadget untuk bermain dinilai hanya memberikan kesenangan pada buah hatinya saja. Padahal anak membutuhkan kebahagian yang datang dari dalam hatinya, seperti bermain dengan orang tua yang akan mendekatkan secara personal.

Psikolog, Elizabeth Santosa menyebutkan Perkembangan tehnologi turut menyumbang perubahan pola piker dan asuh orang tua terhadap anak. Kecenderungan orang tua yang memberikan buah hatinya gadget dari balita sampai dibawah umur akan menyebabkan kurangnya interaksi dalam sebuah keluarga.

“ Banyak kasus ditemui ketika anak yang kecanduan gadget harus dibawa ke psikolog lantaran marah tidak diberi gadget. Kebiasan ini buruk, karena orang tua memandang remeh pentingnya komunikasi dan kedekatan dengan anak,” Katanya yang ditemui dalam seminar Grow Happy Parenting : Happy From The Inside Out, di Semarang, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya orang tua lebih memandang dengan gadged putra putrinya sudah senang. Elizabeth. Padahal dalam kasus tersebut orang tua hanya memebrikan anak kesenangan tapi bukan kebahagiaan.

Tak hanya memastikan asupan nutrisi, orang tua juga harus memperhatikan kematangan emosi anak.

“ Orang tua juga sebaiknya rutin menghabiskan waktu dengan anak, misalnya berolahraga bersama, karena membiasakan gaya hidup aktit dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik,” sebutnya.

Dalam kesempatan ini, Elizabeth juga mengatakan bagi orang tua yang memiliki anak beranjak dewasa juga mesti paham adanya transisi hormonal pada anak tersebut. Perubahan ini akan berpengaruh pada sikap, ekspresi dan secara umum fisik anak terutama bagi perempuan.

“ Kematangan emosi dan kebahagiaan anak dapat dibantu dengan mempraktekkan perilaku positif, misalnya dengan mengajarkan kebiasaan bersyukur. Anak yang pintar bersyukur akan tumbuh menjadi sosok yang optimis, berempati tinggi, dan lebih bahagia,”imbuh Elizabeth.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00