• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Sempat Terlantar Di Bus Trans Semarang, Remaja Tuna Wicara Bertemu Keluarga

14 August
17:06 2019
1 Votes (5)

KBRN,  Semaarang : Seorang anak tuna wicara berusia 12 tahun, bernama Anisa, asal Salatiga ditemukan terlantar di dalam Bus Trans Semarang oleh tiga remaja pelajar SMP Negeri 6 Semarang, Selasa (13/8) pukul 18.30 Wib.

Awalnya ketiga pelajar SMP pulang dari sekolah dengan naik bis BRT dari Shelter Patimurra, dan korban naik dari shelter Pandanaran. Kemudian setelah sampai di shelter jalan Woltermonginsidi semua penumpang turun, tetapi anak tersebut tidak turun. Mengetahui hal itu ketiga pelajar lantas menanyai korban namun tidak menjawab, sehingga ketiganya berinisiatif untuk membawa ke pos lalu lintas di Genuksari, lalu diserahkan petugas jaga ke Polsek Genuk.


"Saat dimintai keterangan petugas, korban tidak tahu siapa namanya, dimana tinggalnya dan dimana orang tuanya. Adapun setelah menerima laporan tersebut, petugas jajaran Polsek Genuk mencoba berupaya dengan berbagai macam cara, seperti mengunggah informasi di media sosial agar anak itu dapat di dengar masyarakat dan kembali ke orang tuanya," Kata Kapolsek Genuk Semarang, Kompol Zaenul Arifin saat ditemui di ruangannya, Rabu (14/8/19).

Diungkapkan Zaenul, setelah melakukan penyebaran informasi melalui media sosial dengan menyebarkan sesuai identitas korban terlantar, dalam waktu beberapa jam kemudian akhirnya orang tuanya dari Salatiga menuju ke Polsek Genuk dan bertemu dengan anaknya tersebut. 

Sementara itu, Kapolsek Genuk kompol Zaenul Arifin memberikan reward terhadap tiga orang remaja pelajar SMP Negeri 6 Semarang, yaitu Ratih Dwi Puspita Lestari, Emilia Nindita Prameswari, dan Savira Fitriyanti Hakim.

"Ketiga remaja pelajar itu kami panggil ke kantor Polsek Genuk, lalu kami berikan reward sebuah tali asih atau uang jajan. Hal itu sebagai bentuk kepedulian remaja pelajar yang membantu petugas Kepolisian," imbuhnya. (dit/ah)

  • Tentang Penulis

    Pradityo Utomo

    Saya adalah reporter RRI Semarang

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00