• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Berkurban Untuk Tingkatkan Kwalitas Iman dan Taqwa

13 August
13:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Dalam rangka hari raya Idul Adha 1440 H, Kantor Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, menyembelih 15 ekor kambing Qurban yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pedurungan, Jl. Majapahit No. 357 Semarang, Selasa (13 /8/19).

Ke 15 kambing  kurban tersebut merupakan sumbangan dari para karyawan di lingkungan Kecamatan Pedurungan, Kelurahan di lingkungan Kecamatan Pedurungan, Dharma Wanita dan PKK Kecamatan Pedurungan dengan sistim iuran.

“Kami selaku pelayan masyarakat pagi ini ingin meningkatkan kwalitas pelayanan masyarakat dengan melaksnakan perintah Allah melalui kegiatan pemotongan hewan kambing kurban untuk meningkatkan kwalitas iman dan taqwa dari para pegawai, baik ASN maupun non ASN, Dharmawanita dan PKK di wilayah Kecamatan Pedurungan, maupun kelurahan di wilayah Kecamatan Pedurungan,” jelas Camat Pedurungan, Kukuh Sudarmanto, seusai memimpin langsung prosesi penyembelihan.

Menurut Kukuh, tahun ini dalam mengumpulkan sumbangan hewan kurban, pihaknya sengaja menggunakan sistem iuran terlebih dahulu. Nanti setelah karyawan, Dharma Wanita dan PKK memahami betul makna dari berqurban, Kukuh yakin mulai tahun depan mereka akan menabung untuk bisa menyumbangkan hewan kurban secara mandiri.

“Harapan kami semua teman-teman pegawai Kelurahan, Kecamatan, PKK dan juga Darmawanita Kecamatan Pedurungan ini ada penambahan kwalitas. Artinya meskipun tahun ini baru berkurban dengan sistim iuran, namun tahun depan dengan penuh keiklasan hati yang paling dalam mereka akan ikut kurban secara mandiri, dan ini menandakan bahwa kwalitas iman taqwa mereka semakin meningkat,” ucap Kukuh.

“Karena yang namanya kurban ini bukan masalah kaya atau miskin, namun dari hati yang paling dalam keyakinan kepada agama Islam bahwa kita diwajibkan untuk berkurban,” imbuhnya.

Daging kambing kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar Kantor Kecamatan Pedurungan, terutama untuk mereka yang betul-betul membutuhkan, dengan cara dimasukkan ke besek (tempat yang terbuat dari anyaman bambu) yang dilambari dengan daun jati.

“Nanti dagingnya akan kami distribusikan kepada tetangga sekitar, penyapu jalan, tenaga kebersihan serta orang-orang yang berhak menerima. Selebihnya akan kita masak dan makan bersama dengan teman-Teman pegawai kecamatan, kelurahan, PKK, dan Dharma Wanita,” tutur Kukuh.

Digunakannya besek dan daun jati untuk tempat daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat, menurut Kukuh hal tersebut sengaja dilakukan dalam rangka meminimalisir penggunaan kantong plastik sekaligus mengedukasi masyarakat untuk memulai tidak menggunakan kantong plastik.

“Ini kami harus mulai dari sekarang bahwa sampah plastik ini sangat berbahaya, karena sampah plastik itu tidak bisa diurai sampai puluhan tahun. Sehingga harus kita gelorakan untuk tidak menggunakan plastik, dan Pemerintah dalam hal ini pegawai Kantor Kecamatan harus memberikan contoh kepada masyarakatnya,” ucapnya

“Semoga dengan pemakaian besek dan daun jati ini bisa mendorong dan memotivasi bagi pengarajin besek dan penanam pohon jati, yang akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat bawah," pungkas Kukuh Sudarmanto. (Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00