• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Pemanjat Tebing Kelompok Umur Jateng Raih Lima Emas di Kejurnas 2019 Kalsel

5 August
18:37 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang :  Berkekuatan 19 atlet, tim panjat tebing Jateng  berhasil menggaet lima medali emas, dua perak dan tiga perunggu pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIV tahun 2019 di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, 27 Juli hingga 4 Agustus lalu.

Menurut Ketua Umum FPTI Jateng M Riza Kurniawan, prestasi yang dicapai kontingennya termasuk luar biasa. Dari sisi  pemberangkatan ke kejurnas KU, kata dia, juga merupakan sejarah baru bagi Jateng.

''Kami biasanya memberangkatkan lima-enam atlet ke kejurnas, tapi berkat dukungan dari pengkab/pengkot FPTI, mampu mengirim 19 atlet. Prestasi juga membanggakan, karena kita juara umum kedua di bawah Jatim yang menyertakan empat atlet pelatda Pra-PON,'' kata Riza saat menyambut kedatangan atletnya di camp panjat tebing, Gelora Jatidiri Semarang, Senin (5/8).

Jatim sendiri berhasil menyabet 11 medali emas, 10 perak dan 6 perunggu. Di peringkat dua Provinsi Jawa Tengah dengan perolehan 5 emas, dan peringkat ketiga Papua dengan 3 medali emas dan 4 perak. 

Atlet Jateng yang merebut emas di kejurnas tersebut adalah Rerynta AA di nomor lead youth D dan speed klasik youth D putri, Najha Zahra (lead youth C putri), Icuk Wibianto (speed klasik youth D putra) dan Veby Alverine (speed world record youth A putri).

Dijelaskan dia, prestasi yang dicapai atletnya merupakan potret masa depan panjat tebing Jateng. Artinya, kaderisasi pemanjat tebing di Jateng sudah berjalan, dan merekalah kelak yang akan menjadi tumpuan kekuatan di Jateng di even nasional, bahkan internasional.
Ditambahkan dia, Jateng juga mengirimkan atletnya untuk timnas pada World Youth Championship di Italia dan Asian Youth Championship di Cina pada Agustus ini.

Di bagian lain, Kabid Humas KONI Jateng Darjo Soyat yang mewiliki ketua umum KONI, menyatakan apresiasinya terhadap prestasi yang dicapai atlet-atlet belia di kejurnas tersebut.
Dia berharap, prestasi tersebut mampu memotivasi untuk prestasi yang lebih tinggi. ''Ini bisa menjadi spirit bagi atlet-atlet lain. Kami juga berharap, prestasi atlet di Pra-PON juga bersinar,'' imbuhnya.(Ahy)

  • Tentang Penulis

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00