• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

57 Orang Kontingen Polda Jateng Ikuti Guinness World Record Di Manado

3 August
20:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang: Kontingen Polda Jateng mengikuti pemecahkan rekor selam terbanyak di dunia, sebanyak 3100 penyelam berpartisipasi dalam Guinness World Record (GWR) ini.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian beserta Ketua Bhayangkari dan Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) Ny. Tri Tito Karnavian di Manado, Sabtu (3/8/2019).

Kontingen Polda Jateng sendiri mengirimkan 57 orang yakni 1 Ketua Kontingen Dirpolairud Polda Jateng, 2 paping Wadirpolairud & Wakasat Brimob, 2 seksi peralatan Kompol Bambang & PNS Amin, 2 dokumentasi internal Ditpolirud Bripka Wahyu & Bharada Febri, 2 Keslap Dokter & Perawat Biddokes, 47 Penyelam Polda Jateng 11 Polki dan 36 Polwan, 1 Pelatih Selam sekaligus sebagai Penyelam Safety atau Resque Diver Kontingen Selam Polda Jateng BKO Korpoalirud Brigadir Ari.

Ini semua dengan harapan dapat memecahan rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air yang sebelumnya dipegang oleh Australia sepanjang 166,62 m2 pada tahun 2017 dan penyelaman terbanyak yaitu lebih dari 3000 penyelam di pantai Mega Mas Manado.

“Hari ini lebih kurang 3100. Mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini,” ujar Kapolri saat memberikan sambutan di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Kapolri menuturkan, selain rekor penyelam terbanyak, akan dipecahkan pula rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air. Dalam hal ini Bendera Merah Putih.

“Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan,” tegas Kapolri.

Sebelumnya, aksi pemecahan rekor telah dilakukan WASI bersama 578 penyelam pada Kamis (1/8/2019). Yakni rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater).

“Kita juga ucapkan terima kasih dan selamat karena pada 1 Agustus kemarin sudah pecahkan rekor gandengan tangan terbanyak,” tuturnya.

Kapolri berharap agar rekor ini dapat lebih mendongkrak pariwisata dan menambah investasi di Indonesia.

“Welcome to the Indonesia, welcome to the Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado,” sebut Kapolri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00