• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SEPUTAR KAMPUS

Ribuan Kaum Muslimin Hadiri "Semarang Banjir Takbir"

27 July
21:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Demarang : Ribuan Kaum muslimin dari  Kota Semarang dan sekitarnya, Sabtu (28/7/2019) menghadiri kegiatan “Semarang Banjir Takbir” di Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jl. Kaligawe KM 4 Semarang.

Kegiatan takbir yang mengangkat tema “Perkuat Ukhuwah Menciptakan Generasi Khaira Ummah” tersebut akan dilaksnakan selama 2 hari dengan menghadirkan ustadz-ustadz nasional ternama seperti Ustadz Handy Bonny, Ustadz Salman Al Jugjawy, Ustadz Salim A. Fillah, Ustadz Dimas Anafadli, Ustadz Alfian Yusuf, Habib Muhammad Al Mutohhar, Habib Ahmad Al Habsyi, Habib Ali Alkaff, dan ustadz lainnya. Selain itu, artis hijrah seperti Arie Untung, Adrian Maulana, Jodhy Bedjo, juga akan turut hadir meramaikan acara tersebut.

Menurut Rektor Unissula Ir. Prabowo Setiyawan MT PhD, di Unissula acara pengajian sudah merupakan agenda rutin tahunan. Bukan hanya soal kajian tetapi juga merupakan kegiatan yang bersifat melestarikan budaya. 

“Tahun kemarin sebenarnya kami juga punya yang namanya Unissula Bersholawat dan Pentas Drama Sultan Agung, yang telah menjadi agenda rutin Tahunan. Tetapi tahun kemarin kami  tidak bisa melaksanakan kegiatan tersebut karena kami sedang fokus dengan penilaian Akreditasi Perguruan Tinggi, yang hasilnya Alhamdulillah sekarang Unissula sudah meraih akreditasi A,” tuturnya.

Adapu tujuan dilaksanakannya “Semarang Banjir Takbir” menurut Prabowo, dalam rangka menyiapkan generasi muda dengan pemahaman Islam yang universal, dan juga Islam yang satu.

“Jadi tujuannya supaya kita semua generasi muda dan masyarakat di luar sana tahu bahwa Islam itu besar, Islam itu harus bangkit dengan cara memperkuat Ukuah, dengan tujuan menciptakan generasi khoiroh umah,” imbuhnya.

Sedangkan khusus bagi Unissula menurut Prabowo, kegitan “Semarang Banjir Takbir” merupakan acara untuk memperkuat mental ahlakul karimah bagi para mahasiswa.

“Karena kalau bicara ilmu pengetahuan, ekstrimnya anak-anak itu tidak perlu kuliah di kelas karena mereka sudah pintar karena mereka bisa mengambil dari internet. Tetapi kalau bicara mentalitas, perlu dengan kegiatan yang nyata dengan mengundang banyak alim ulama, mengundang orang-orang yang paham betul tentang agama,” pungasnya. (Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00