• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESEHATAN

Warga Kini Malu "Nongkrong" Sembarangan Karena Semakin Banyak Rumah Hadap Laut

24 July
13:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Rembang :  Senyum sumringah menghiasi wajah warga Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang. Desanya mendapat  bantuan jambanisasi senilai Rp 60 juta dari PT Jamkrida Jateng untuk Desa Karangmangu yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen didampingi oleh Direktur Utama PT Jamkrida Jateng M Nazir Siregar di Desa Karang Mangu, Sarang, Rabu (24/7/2019).  

Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, menyambut baik bantuan jambanisasi yang diberikan oleh PT Jamkrida Jateng dan komitmen Kecamatan Sarang untuk menerapkan program stop BAB di sembarang tempat. 

Putera ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu senang karena rumah masyarakat Kecamatan Sarang, termasuk warga Desa Karangmangu, kini sudah menghadap ke laut. Dengan posisi rumah yang tidak lagi membelakangi laut, kesadaran mereka untuk menjaga kebersihan laut  meningkat. Mereka pun tidak lagi BAB di sembarang tempat.

"Pentingnya lagi rumah sudah banyak yang menghadap laut, biasanya kalau pagi , siang malam kalau mau nongkrong di pinggir laut itu malu soalnya sudah diawasi masyarakat. Akhirnya buat jamban, tidak ada lagi yang nongkrong sembarangan di pinggir laut. Hidup sehat penting. Kita bersyukur pemerintah pada saat ini memperhatikan betul ODF atau bebas dari BAB sembarangan," ujarnya.

Gus Yasin ingin, meski kesadaran masyarakat untuk tidak BAB di sembarang tempat meningkat, namun dia berharap edukasi tentang program stop BAB di sembarang tempat tetap berlanjut. Warga Desa Karangmangu dapat membantu edukasi tersebut ke warga desa lainnya. 

Ia juga mengajak masyarakat Kecamatan Sarang yang belum memiliki jamban dapat meniru "arisan jamban" seperti yang sudah diimplementasikan oleh salah satu desa di Kabupaten Wonosobo.

"Saya berharap ada kesadaran bisa dilakukan dengan arisan jamban secara mandiri dan itu sudah digerakkan di Wonosobo, di salah satu desa. Prosesnya cepat, satu tahun sudah selesai dan itu menjadi percontohan," pungkasnya.

Sementara itu Camat Sarang Mutaqin yang hadir mewakili Bupati Rembang  Abdul Hafidz, mengapresiasi bantuan jambanisasi yang diberikan oleh PT Jamkrida Jateng. Menurutnya, bantuan tersebut selaras dengan komitmen Kecamatan Sarang untuk menerapkan program bebas dari buang air besar (BAB) sembarangan. 

Kebiasaan BAB tidak di sembarang tempat adalah salah satu pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan penyakit diare, disentri, tipes dan penyakit lainnya yang berbasis lingkungan, sehingga masyarakat ikut serta secara langsung mencegah penularan penyakit penyakit tersebut.

"Secara etika kebiasaan buang air besar tidak di sembarang tempat menunjukkan kemajuan budaya masyarakat dan kebersihan diri masyarakat. Semakin maju masyarakat akan semakin sadar pentingnya memiliki jamban agar tidak buang air besar di sembarang tempat," ujarnya saat menghadiri Peresmian Pilot Gerakan Bangun Jamban Keluarga dalam Upaya Gerakan Sejuta Jamban Kerjasama Pemkab Rembang. (Mifta)

  • Tentang Penulis

    mifta

    <p>kntributor wilayah rembang, </p><p>HP:081910776279</p>

  • Tentang Editor

    Admin Semarang

    System Admin RRI Semarang

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00