• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Kadisporapar Jateng Tindak Tegas Pelaku Pungli

19 July
18:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang :  Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sinoeng Nugroho Rachmadi mengancam para pelaku pungutan liar (pungli) di lingkungan kedinasannya. Pihaknya akan menindak pelaku tersebut sesuai tingkat kesalahannya.

Haltersebut ditegaskannya saat membuka acara workshop Pengelolaan Dana Hibah KONI Jateng di Hotel Getz Jl MT Haryono Semarang, kemarin.

''Jika ada oknum Disporapar yang pungli, laporkan kepada saya. Akan saya sikat habis,'' kata Sinoeng yang mendapat tepuk tangan dari peserta workshop yang terdiri dari 60 orang utusan Pengprov cabang olahraga se Jawa Tengah.

Sebaliknya dia menjanjikan untuk memberi pelayanan agar pelaksanaan program kegiatan yang berlancar lancar. Demikian pula dengan pelaksanaan pembinaan olaharaga oleh KONI Jateng, dia mendukung untuk dijalankan secara benar dan transpran.'

'Lewatolahraga, kebanggan suatu bangsa bisa ditegakkan. Hanya seorang kepala negara dan atlet peraih medali emas, Indonesia Raya bisa berkumandang di kancah internasional,'' paparnya.

Sinoeng juga menanggapi pernyataan Ketua KONI Jateng Subroto tentang salam waras. Subroto menyebut banyak orang sehat tetapi kurang waras, seperti dalam aksi demonstrasi seseorang yang kuat jalan dari suatu tempat tetapi melempai tempat-tempat umum. ''Waras seperti yang dikatakan Pak Broto itu bisa diterjemahkan sebagai karakter. Lewat olahragalah bisa dibangun mental karakter bangsa. Makanya saya tidak butuh atlet berprestasi tetapi karakternya jelek,'' katanya.

Dia pun mengingatkan akan tiga aspek dalam pengelolaan dana yakni penganggaran, penatausahaan dan pertanggungjawaban.

''Dalam penatausahaan harus tepat sasaran, tepat administrasi dan tepat belanja.'' Tentang keluhan KONI Jateng tentang adanya delapan Pengprov yang belum memberikan laporan kegiatan khususnya penggunaan keuangan, Sinoeng juga memberi ancaman. ''Pak Broto, kita harus tegas. Beri mereka peringatan pertama, kedua dan ketiga. Jika masih membandel, segera laporkan kepada saya,'' tegasnya. Sementara itu, Subroto dalam sambutannya menyebut tujuan diadakannya workshop ada tiga. Pertama, memberi bekal kepada pengurus cabang olahraga tentang tata kelola keuangan, kedua meningkatkan tertib administasi dan ketiga meningkatkan pengertian tata kelola yang benar serta memberikan laporan pajak. ''Harus dimengerti bahwa dana yang kita terima harus dipotong pajak. Jadi pengurus cabang olahraga menerima dana pembinaan seteleh dipotong pajak,'' katanya. Workshop Pengelelolaan dana hibah akan berlangsung hingga Sabtu siang ini. Ketua KONI Jateng tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo atas kepercayaan memberi dana hibah. Karena itu, pihaknya akan mempertanggungjawabkan secara benar. ''Dana hibah ini bersumber dari APBD, yang berarti uang rakyat. Jadi kami harus mempertanggungjawabkan kepada rakyat dengan prestasi yang membanggakan sekaligus tertib adminitrasi.'' (Ah)

  • Tentang Penulis

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00